Dinsos Sulsel Sebut Perbaikan Data PBI Sedang Dilakukan
- 16 Feb 2026 08:04 WIB
- Makassar
RRIC.CO.ID, Makassar - Pemerintah Pusat telah mengaktfkan kembalI kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, dimana selama diaktifkan tiga bulan kedepan perbaikan dilakukan untuk penerima manfaat, karena saat ini datanya belum sempurna, nantinya BPS akan turun ground cek saat sensus pada Maret, Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel Abd Malik Faisal, Minggu 15 Februari 2025.
Menurutnya, pengaktifan kembali kepesertaan PBI BPJS ini setelah adanya kesepakatan di pusat yang melibatkan semua unsur terkait dari Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan dan BPJS Kesehatan, “Jadi diaktifkan 3 bulan, sambil dilakukan perbaikan datanya, karena saat ini datanya masih belum sempurna,” kata Malik Faisal.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan perbaikan data selama 3 bulan nanti, maka mereka penerima manfaat akan benar-benar terseleksi , “Setelah 3 bulan nanti, dengan perbaikan data tersebut maka yang betul penerima manfaar dan memenuhi syarat maka akan tetap dilanjutkan kepesertaannya , namun jika tidak memenuhi syarat maka tidak berlanjut dan harus mandiri,”ujarnya’
Untuk pengaktifan kembali, Malik Faisal menyatakan semua secara otomatis diaktifkan selama tiga bulan, tidak perlu melapor untuk minta kepesertaanya diaktifkan, yang masuk dalam kepesertaan yaitu dari desil 1 – 5,”Sudah ada instrument mengukur yang mana masuk kelompok masyarakat, desil 1 sampai 5, dan seterusnya 6 sampai 10. Sudah ada instrumennya dari BPS, nah itu nanti akan diperbaiki, BPS akan turun ground check di lapangan, kebetulan memang ada sensusnya kayaknya bulan Maret,” ungkapnya
Diakui oleh Malik Faisal, jika ketidakmampuan masyarakat sangatlah dinamis bisa saja bulan ini cukup, bulan selanjutnya tidak, “Yang jelas , PBI JK diperuntukkan untuk keluarga yang kurang mampu dan dikelompokkan dalam desil 1-5 , dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi DTSEN, makanya dikelompokkan dari desil 1-10 yang dianggap tidak mampu inilah yang menjadi target pemberian bansos oleh pemerintah,” paparnya
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, jumlahpeserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) atau BPJS gratis yang iurannya dibayarkan pemerintah nonaktif di Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat mencapai 504.590 jiwa per 1 Februari 2026.
Kabupaten Bone menjadi daerah dengan jumlah PBI BPJS nonaktif tertinggi, yakni 68.853 jiwa kemudian Kabupaten Gowa dengan 61.063 jiwa, disusul Kabupaten Wajo sebanyak 40.005 jiwa dan Kota Makassar dengan 38.159 jiwa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....