Bhabinkamtibmas Bangun TPA, Wujud Polisi Humanis
- 03 Feb 2026 18:24 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Hal inilah yang ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Purnakarya, Aiptu Cakra, dengan menginisiasi pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kampung Tangaya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa, 3 Februari 2026.
Langkah tersebut berangkat dari kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan keagamaan anak-anak di wilayah binaannya. Aiptu Cakra melihat pentingnya ruang belajar yang tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai akhlak, disiplin, dan karakter sejak usia dini.
Pembangunan TPA ditandai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kehadiran TPA ini disambut hangat oleh masyarakat karena diharapkan menjadi tempat tumbuhnya generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.
TPA dibangun di atas lahan hibah warga Kampung Tangaya dengan ukuran sekitar enam kali enam meter dan dirancang untuk menampung puluhan santri. Seluruh biaya pembangunan ditanggung secara pribadi oleh Aiptu Cakra sebagai bentuk pengabdian, meski partisipasi masyarakat tetap dibuka sebagai wujud kebersamaan dan gotong royong.
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Kapolsek Tanralili, Iptu Askar, Kepala Desa Purnakarya Nurdiana, unsur tiga pilar desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinsa, mahasiswa, para guru mengaji, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda.
Kapolsek Tanralili, Iptu Askar, mengapresiasi langkah tersebut dan menilai pembangunan TPA sebagai investasi sosial yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat. “TPA ini bukan sekadar bangunan, tetapi ruang pembentukan karakter. Dari sinilah anak-anak dibekali nilai keimanan dan akhlak yang akan menjadi pondasi kehidupan mereka di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Aiptu Cakra menjelaskan bahwa TPA tersebut diberi nama TPA Muh Rajab Al Islami, diambil dari nama putranya sebagai doa dan harapan agar tempat ini menjadi sumber keberkahan serta membawa manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat.
Kepala Desa Purnakarya, Nurdiana, menyatakan dukungan penuh dan berharap pembangunan TPA dapat rampung sebelum bulan suci Ramadhan 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh anak-anak Kampung Tangaya. TPA Muh Rajab Al Islami diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan sekaligus simbol kehadiran Polri yang humanis, peduli, dan menyatu dengan kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....