Sekda Makassar Tinjau TPA Tamangapa,Tekankan Pemilahan Sampah
- 27 Jan 2026 15:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, meninjau kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa di Kecamatan Manggala, Selasa, 27 Januari 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan sesuai standar serta tidak menimbulkan dampak pencemaran lingkungan.
Andi Zulkifly mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kondisi terkini TPA, termasuk pemanfaatan lahan baru yang digunakan untuk perluasan area pembuangan sampah. Menurutnya, aspek utama yang menjadi perhatian adalah kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan. “Kami memantau kondisi TPA, apalagi sudah ada lahan baru yang digunakan. Yang paling penting adalah memastikan tidak terjadi pelanggaran lingkungan,” ujarnya.
Pengawasan difokuskan pada pengelolaan limbah, khususnya air lindi, agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Selain itu, Pemkot Makassar juga mengevaluasi kebutuhan dan kendala yang dihadapi petugas TPA di lapangan. “Kami melihat bagaimana pengelolaan limbahnya, kondisi air lindi, serta apa saja yang masih dibutuhkan oleh petugas TPA,” jelasnya.
Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah catatan yang perlu segera dibenahi, di antaranya perbaikan sistem penampungan air lindi dan pembangunan saluran drainase. Andi Zulkifly memastikan perbaikan tersebut telah dianggarkan. “Ada masukan terkait perbaikan penyimpanan air lindi dan drainase agar alirannya tidak mencemari lingkungan. Itu sudah kami anggarkan,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkot Makassar juga akan melakukan penimbunan area TPA sesuai rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang selanjutnya akan diikuti dengan penghijauan. “Ada saran dari kementerian untuk dilakukan penimbunan dengan tanah, kemudian dilakukan penghijauan. Kami pantau volumenya dan teknis pelaksanaannya,” kata Andi Zulkifly.
Ia menambahkan, Wali Kota Makassar telah menginstruksikan agar seluruh kondisi TPA segera dicek untuk dilakukan perencanaan ulang, termasuk akses jalan menuju lokasi TPA.
Terkait luasan lahan baru, Sekda menyebut area tersebut mencapai sekitar tiga hektare. Namun, ia menegaskan penambahan lahan bukan solusi jangka panjang mengingat kondisi TPA yang sudah overload. “Kita tidak bisa terus mengandalkan penambahan lahan. Yang paling penting adalah bagaimana mereduksi sampah agar volumenya berkurang,” tegasnya.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Makassar mendorong penerapan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), meski realisasinya masih memerlukan pembahasan lanjutan bersama Wali Kota Makassar. Terpisah, Camat Manggala, Andi Eldi, menyampaikan proses pembuangan sampah di TPA Tamangapa hingga kini masih berjalan dan penanganan terus dilakukan sesuai arahan Dinas Lingkungan Hidup serta kementerian terkait.
Salah satu fokus utama, kata dia, adalah pengelolaan kolam lindi agar air rembesan sampah tidak mencemari lingkungan sekitar. “Air sampah harus ditampung dan diolah di dalam area TPA. Jika sampai keluar ke sungai, tentu berbahaya bagi lingkungan,” ujarnya.
Ia menilai kondisi TPA saat ini relatif baik karena telah dilakukan penanganan awal, seperti penimbunan sampah dengan tanah hingga sebagian area mulai ditumbuhi rumput. Namun, akses jalan menuju TPA masih menjadi perhatian, terutama saat musim hujan. “Akses jalan memang masih menjadi kendala. Dinas PU sudah turun dan dijadwalkan melakukan perbaikan mulai Maret,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....