Menggapai Pengampunan dan Kasih Sayang Allah
- 05 Mar 2026 15:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, MAKASSAR – Memasuki hari ke-14 Ramadhan 1447 Hijriah, Forum Ramadhan yang diselenggarakan atas kerja sama RRI Makassar, KUA Ujung Pandang, dan Penyuluh Agama Kota Makassar kembali digelar. Pada kesempatan kali ini, Ustaz Lahaya, S.Ag, M.Pd. hadir sebagai penceramah di Masjid Al-Muawanah RRI untuk mengupas tuntas tema upaya Menggapai Pengampunan dan Kasih Sayang Allah.
Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan jemaah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, sehingga memohon ampunan adalah kebutuhan pokok setiap hamba, Ustaz Lahaya menjelaskan bahwa dosa bisa lahir dari berbagai sumber yang sering tidak disadari, mulai dari angan-angan yang tidak pantas, pandangan mata, pendengaran, hingga tutur kata yang melukai perasaan sesame. Beliau menekankan bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya yang senantiasa berusaha menyucikan diri lahir dan batin.
| Baca juga: Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan |
Namun, beliau memperingatkan agar keinginan menjadi suci tidak membuat seseorang merasa lebih baik atau lebih mulia daripada orang lain, karena hal tersebut dapat memicu kesombongan yang dibenci Allah. Lebih lanjut, Ustaz Lahaya memaparkan kunci kedua untuk meraih ampunan adalah dengan memuliakan orang tua.
Beliau mengisahkan teladan dari keluarga besar Haji Latunrung, di mana nilai-nilai bakti kepada orang tua telah mendarah daging dan membuahkan keberkahan bagi keturunannya. Menurut beliau, ridha Allah sangat bergantung pada keridaan orang tua, sehingga menghormati mereka adalah jalan pintas menuju kemuliaan dunia dan akhirat.
Poin ketiga yang disampaikan adalah mengenai kedermawanan dalam berinfak. Ustaz Lahaya mengajak jemaah untuk tidak menunda-nunda dalam mengeluarkan harta di jalan Allah, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Ustaz Lahaya menekankan bahwa niat baik adalah bisikan malaikat yang harus segera dieksekusi sebelum keraguan muncul, Menunda sedekah dengan alasan menunggu kaya adalah kekeliruan, karena umur manusia dan ketetapan iman di masa depan adalah misteri yang tidak diketahui siapapun .
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan doa bersama yang khidmat. Ustaz Lahaya berharap melalui momentum Ramadhan ini, umat Muslim dapat benar-benar memperbaiki hubungan dengan Allah melalui taubat, hubungan dengan manusia melalui bakti orang tua, dan kepedulian sosial melalui zakat dan infak. Forum ini menjadi pengingat bagi seluruh pendengar RRI dan jemaah masjid untuk terus konsisten dalam memperbaiki diri di sisa bulan suci ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....