Abustani: Manusia Hanya Pengelola Harta Allah
- 05 Mar 2026 09:43 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dalam ceramah tarwihnya di malam ke 13 ramadan di Mesjid Raya Makassar, Selasa Februari 2026 kemarin, AG. Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, MA, mengingatkan umat manusia bahwa segala sesuatu yang terjadi dan dimiliki di dunia ini telah ditetapkan sesuai dengan ukuran dan takdir Sang Pencipta. Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun pencapaian manusia yang terlepas dari intervensi Ilahi.
"Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan pada segala sesuatunya sesuai dengan ukurannya, sehingga apa pun yang terjadi pada diri kita tidak bisa lepas dari takdir Allah," ungkap Anre Gurutta Makassar ini.
Prof. Abustani menjelaskan bahwa segala kelebihan yang tampak pada manusia, seperti kekayaan dan status sosial, hanyalah simbol luar dan bukanlah sebuah predikat yang bersifat hakiki atau abadi. "Apapun yang merupakan kelebihan kepada kita, itu hanyalah simbol-simbol, bukan sebagai sebuah predikat yang hakikat," jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan Bawah, istilah orang kaya yang sering disematkan kepada manusia. Menurutnya, manusia tidak pantas disebut sebagai pemilik kekayaan mutlak, melainkan hanya sebagai pengelola titipan dari Yang Maha Kaya.
"Orang kaya itu tidak bisa disebut sebagai orang hakikat Gani (Maha Kaya, red), tetapi hanyalah Abdul Gani, hamba-Nya yang Maha Kaya," tutur Prof. Abustani.
Salah satu guru besar ilmu agama ini menceritakan kisah Firaun yang dilaknat Allah meskipun memiliki pencapaian luar biasa dalam membangun peradaban. Namun, Kehancuran Firaun disebabkan oleh kesombongan yang membuatnya merasa lebih tinggi dari Tuhan.
Ditengah hadapan para jamaah ceramah tarwih, AG. Abustani mengajak umat Nabi Muhammad SAW untuk bercermin dari kisah masa lalu agar tidak terjebak pada penyakit hati yang sama. "Firaun saja yang begitu hebat pada ujung-ujungnya karena sifat kesombongannya menyebabkan dilaknat oleh Allah, maka jangan sampai kita yang belum memiliki apa-apa ternyata sudah memiliki sifat kesombongan," pungkasnya pesan bijak tersebut. (RRI/ Febriyan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....