Bahaya Dosa dan Luasnya Ampunan Allah SWT

  • 01 Mar 2026 15:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nur Fisabilillah, Jalan Enrekang, Sudiang, pada malam ke 11 Ramadan 1447 H, Sabtu, 28 Februari 2026. Ratusan jemaah memadati saf demi menunaikan salat tarawih berjemaah sekaligus mendengarkan pesan religius yang disampaikan oleh Ustadz Akbar, S.Pd, M.E.Sy.

Dalam ceramahnya, Ustadz Akbar mengangkat tema sentral mengenai korelasi antara perbuatan dosa manusia dengan berbagai bencana yang melanda bumi, serta bagaimana Ramadan hadir sebagai solusi penghapus dosa. Ustadz Akbar,membuka ceramah dengan mengingatkan bahwa berbagai cobaan dan bencana yang terjadi di dunia bukanlah tanpa sebab. Beliau mengutip fenomena sejarah umat terdahulu yang diazab oleh Allah akibat kemaksiatan yang melampaui batas.

"Kenapa Allah pernah menenggelamkan dunia hingga air mencapai puncak gunung? Kenapa ada kaum yang ditanam ke dalam bumi atau dihantam suara keras yang menggelegar? Itu semua adalah akibat dari perbuatan dosa dan maksiat manusia itu sendiri," tegasnya di hadapan jemaah.

Beliau kemudian merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 40, yang menegaskan bahwa setiap umat diazab karena dosanya masing-masing. Namun, Ustadz Akbar memberikan catatan penting:"Allah sama sekali tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Justru manusialah yang menzalimi diri mereka sendiri dengan melanggar batasan-batasan Allah."(QS. Al-Ankabut ayat 40).

Menariknya, beliau menjelaskan bahwa meskipun banyak dosa yang diperbuat manusia, Allah tidak serta-merta menjatuhkan azab seketika itu juga. Hal ini dikarenakan sifat Allah yang Maha Pemaaf.

"Bayangkan jika setiap kali kita berdosa, Allah langsung membalasnya tunai. Mungkin malam ini kita tidak bisa hadir di masjid ini. Namun, Allah wa ya’fu ‘an katsir Dia memaafkan lebih banyak dari yang kita bayangkan," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....