Masih Minimnya Atlet Tinju Putri Jadi Peluang Raih Medali dalam Kejuaraan

  • 22 Agt 2026 21:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Pinrang - Masih minimnya jumlah atlet tinju putri di Kabupaten Pinrang dan Sulawesi Selatan dinilai dapat menjadi peluang untuk meningkatkan perolehan medali pada berbagai kejuaraan. Kondisi tersebut membuka ruang lebih besar bagi perempuan untuk dibina dan dipersiapkan menjadi atlet berprestasi.

Salah satu atlet tinju putri Kabupaten Pinrang, Andi Magfirah, menilai keterbatasan jumlah petinju perempuan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai persoalan dalam pembinaan. Menurutnya, kondisi tersebut justru dapat menjadi celah strategis karena persaingan di kategori putri masih relatif terbuka.

“Padahal kalau atlet perempuan ini dibina dengan baik, perempuan juga punya peluang besar untuk berpartisipasi di tinju. Apalagi kita tahu bahwasannya untuk atlet tinju perempuan di Pinrang, terkhususnya di Sulawesi Selatan sendiri itu masih kurang,” ujar Andi Magfirah saat diwawancarai RRI, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Ia mengatakan, dengan jumlah atlet putri yang masih terbatas, perempuan yang memiliki kemampuan dan mendapatkan pembinaan secara serius berpeluang besar menjadi penyumbang medali bagi daerah. Karena itu, pembinaan atlet putri dinilai perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pengurus cabang olahraga.

Menurut Andi, potensi tersebut perlu dimanfaatkan melalui program latihan yang terarah dan berkelanjutan. Atlet putri tidak hanya membutuhkan latihan fisik, tetapi juga pembentukan teknik, taktik serta mental bertanding agar mampu menghadapi persaingan di berbagai kejuaraan.

Namun, upaya meningkatkan jumlah atlet putri masih menghadapi tantangan. Salah satunya adalah anggapan bahwa olahraga tinju identik dengan laki-laki dan merupakan olahraga yang terlalu keras. Pandangan tersebut membuat sebagian perempuan maupun orang tua masih ragu untuk memberikan kesempatan kepada anak perempuan menekuni tinju.

Andi menilai sosialisasi menjadi salah satu langkah penting untuk mengubah pandangan tersebut. Semakin banyak perempuan yang diperkenalkan dengan olahraga tinju dan diberikan kesempatan berlatih, semakin besar pula peluang menemukan bibit atlet yang berpotensi meraih prestasi.

Ia berharap pembina dan organisasi tinju di daerah dapat membuka lebih banyak ruang bagi perempuan untuk mengenal olahraga tersebut. Dengan demikian, keterbatasan jumlah atlet putri dapat diubah menjadi peluang untuk memperkuat perolehan medali Pinrang dan Sulawesi Selatan pada berbagai ajang olahraga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....