Pembinaan Atlet Tinju Putri Pinrang Dinilai Bisa Dongkrak Medali

  • 23 Agt 2026 07:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Pinrang - Pembinaan atlet tinju putri dinilai menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan Kabupaten Pinrang dan Sulawesi Selatan untuk meningkatkan perolehan medali. Minimnya jumlah petinju perempuan membuat sektor tersebut dinilai masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan.

Atlet tinju putri Kabupaten Pinrang, Andi Magfirah, mengatakan perempuan sebenarnya memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berprestasi melalui cabang olahraga tinju. Menurutnya, potensi tersebut akan semakin besar apabila atlet mendapatkan pembinaan yang tepat sejak awal.

Andi Magfirah saat diwawancarai RRI, Sabtu 22 Agustus 2026, mengatakan jumlah atlet tinju perempuan di Pinrang maupun Sulawesi Selatan masih tergolong sedikit. Kondisi itu menurutnya menjadi kesempatan untuk mencari dan membina lebih banyak atlet putri yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

“Jadi yang benar-benar berpeluang dapat medali di setiap event itu adalah perempuan,” kata Andi.

Ia menjelaskan, salah satu hambatan dalam menambah jumlah atlet putri adalah masih adanya kekhawatiran terhadap olahraga tinju. Sebagian perempuan menganggap tinju dapat menyebabkan cedera atau merusak wajah, sementara sebagian orang tua juga masih takut memberikan izin kepada anak perempuan untuk mengikuti olahraga tersebut.

Andi menilai anggapan tersebut perlu diluruskan melalui sosialisasi yang lebih intensif. Menurutnya, tinju tidak hanya berkaitan dengan pukulan dan pertandingan, tetapi juga dapat memberikan kemampuan bela diri serta menjadi sarana bagi perempuan untuk membangun kepercayaan diri dan meraih prestasi.

Pengalaman pribadi Andi menjadi salah satu contoh. Ia mengaku awalnya menekuni tinju karena diajak oleh teman. Namun, setelah menjalani latihan, olahraga tersebut justru membuatnya tertarik dan akhirnya terus bertahan hingga sekarang.

Karena itu, ia mendorong agar kesempatan bagi perempuan untuk mengenal dan menekuni tinju diperluas. Menurutnya, jika proses pencarian bibit dan pembinaan atlet putri dilakukan secara konsisten, jumlah petinju perempuan akan meningkat sekaligus memperbesar peluang daerah meraih medali.

Andi berharap keterbatasan jumlah atlet putri tidak menjadi alasan untuk mengabaikan sektor tersebut. Sebaliknya, kondisi itu dapat dijadikan momentum untuk memperkuat pembinaan dan melahirkan lebih banyak petinju perempuan berprestasi dari Pinrang dan Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....