KONI Terapkan Klasifikasi Baru PON untuk Perkuat Pembinaan Atlet Nasional
- 30 Apr 2026 21:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Jakarta — Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Pusat mulai menerapkan sistem klasifikasi baru dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON). Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan pola pembinaan atlet dengan perkembangan masing-masing cabang olahraga di Indonesia yang semakin beragam.
Dalam skema terbaru tersebut, PON dibagi ke dalam beberapa kategori utama, yakni PON Utama, PON Indoor, PON Pantai, serta PON Bela Diri. Pembagian ini dirancang agar setiap cabang olahraga memiliki wadah kompetisi yang lebih spesifik dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan pembinaannya.
Kepala Bidang Hukum KONI Pusat, Wododo Sigit Pujianto, menyampaikan bahwa PON Utama tetap menjadi ajang paling bergengsi dalam kalender olahraga nasional. “PON Utama tetap menjadi agenda utama yang memuat cabang olahraga prioritas, terutama yang telah memiliki rekam jejak prestasi di level internasional,” ujarnya, 28 April 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan PON Utama tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet di berbagai daerah. Oleh karena itu, pemilihan cabang olahraga dalam kategori ini dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan capaian prestasi global serta kesiapan tuan rumah penyelenggara.
| Baca juga: PODSI Sulawesi Selatan Desak Dukungan KONI |
Sementara itu, kategori PON Indoor, PON Pantai, dan PON Bela Diri difokuskan bagi cabang olahraga yang masih dalam tahap pengembangan. Melalui kategori ini, atlet-atlet dari cabang tersebut tetap mendapatkan kesempatan bertanding secara kompetitif guna meningkatkan pengalaman, kualitas teknik, serta mental bertanding mereka.
Menurut Wododo, pengelompokan ini merupakan upaya untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berjenjang. Dengan adanya klasifikasi tersebut, setiap cabang olahraga dapat berkembang sesuai tahapannya tanpa harus bersaing langsung dengan cabang yang sudah mapan di level internasional.
KONI Pusat berharap kebijakan ini mampu mendorong pemerataan pembinaan olahraga di seluruh daerah Indonesia. Selain itu, sistem baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas atlet secara berkelanjutan sehingga mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang olahraga dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....