Pembinaan Olahraga Daerah Jadi Sorotan jelang Porprov Sulsel
- 27 Agt 2026 19:31 WIB
- Makassar
Poin Utama
- Pendanaan dan peran KONI memengaruhi kesiapan daerah menghadapi Porprov.
- Daerah harus memastikan kualitas atlet yang dikirim mampu meraih medali.
- Hasil Porprov menentukan kekuatan kontingen Sulawesi Selatan pada ajang PON.
RRI.CO.ID, Makassar – Kualitas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan dinilai tidak hanya ditentukan oleh penyelenggaraan pertandingan. Kualitas tersebut juga bergantung pada kesiapan daerah dalam membina dan mempersiapkan atlet sebelum kompetisi berlangsung.
Dahlan Abubakar menilai persoalan pendanaan dapat memengaruhi kesiapan kabupaten dan kota dalam mengikuti Porprov. Kondisi tersebut berpotensi membuat kualitas atlet yang dikirim setiap daerah tidak merata.
“Apakah atlet yang dikirim itu cukup memadai, cukup meyakinkan dia pulang membawa medali?” kata Dahlan. Ia mempertanyakan apakah seluruh daerah benar-benar mengirim atlet yang dipersiapkan untuk meraih prestasi atau sekadar memenuhi keikutsertaan dalam Porprov.
Menurut Dahlan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan olahraga melalui dukungan anggaran. Pembiayaan olahraga di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat diakomodasi melalui APBD sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menilai peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di daerah juga penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan. Menurutnya, persiapan tidak semestinya baru dilakukan ketika Porprov akan berlangsung.
“Organisasi KONI kita ini kan nanti sibuk menjelang Porprov,” ujarnya. Dahlan menyebut pembinaan seharusnya dilakukan secara bertahap karena Porprov berlangsung setiap empat tahun.
Dahlan mengingatkan bahwa daerah yang tidak mengirim atlet ke Porprov merupakan kondisi yang sangat disayangkan. Namun, persoalan yang lebih penting adalah memastikan atlet yang dikirim memiliki kemampuan untuk bersaing dan membawa pulang medali.
“Ini sebenarnya olahraga ini kan, baik di tingkat provinsi maupun apalagi di daerah, ini kan bukan hal yang sebenarnya menjadi andalan bagi pemerintah setempat,” katanya. Menurut Dahlan, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya tantangan dalam menempatkan pembinaan olahraga sebagai salah satu prioritas daerah.
Kualitas atlet hasil Porprov selanjutnya akan menjadi salah satu gambaran kekuatan Sulawesi Selatan menghadapi ajang nasional. Hasil pembinaan yang lebih merata di kabupaten dan kota diharapkan dapat memperkuat komposisi atlet Sulsel menuju PON di NTB dan NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....