Inovasi Mahasiswi Unismuh Makassar Raih Juara Harapan BPOM

  • 28 Nov 2025 17:33 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Mahasiswi profesi dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Ratu Panca Indriani, meraih Juara Harapan I pada kategori Karya Ilmiah Kompetisi Produk dalam Gebyar Academia, Business, and Government Collaboration (ABG Collaboration) yang digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Pengumuman pemenang berlangsung di Kantor Pusat BPOM RI, Jakarta, Ahad, 16 November 2025, setelah rangkaian seleksi yang diikuti 87 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Kompetisi ABG Collaboration 2025 yang berlangsung pada 15–16 November 2025 itu merupakan bagian dari program kolaborasi BPOM dengan perguruan tinggi serta industri obat dan makanan. Dari 87 perguruan tinggi yang berpartisipasi, hanya 13 tim yang berhasil melaju ke babak semifinal. Indri menjadi salah satu yang menarik perhatian dewan juri melalui inovasi kesehatan berbasis penelitian yang ia kembangkan secara mandiri.

Indri meraih penghargaan tersebut lewat produk inovatif Smart Hydropatch, plester cerdas berbasis hidrogel yang dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus mengurangi iritasi pada kulit. Inovasi ini diawali dari keluhan umum pengguna plester konvensional yang sering merasakan panas dan kemerahan pada area pemakaian. “Sejak awal saya ingin membuat plester yang tidak menimbulkan iritasi dan tetap nyaman digunakan dalam waktu lama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, (28/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa Smart Hydropatch dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan pentingnya inovasi kesehatan yang lahir dari riset mahasiswa. Menurut Indri, penelitian di kampus dapat menjadi ruang untuk melahirkan produk yang mendorong industri kesehatan nasional lebih maju dan adaptif. Ia berharap hasil karyanya dapat memasuki tahap pengembangan lanjutan dan diproduksi secara lebih serius. “Harapan saya, Smart Hydropatch bisa masuk tahap produksi yang lebih serius dan diperkenalkan ke publik secara lebih luas,” katanya.

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof Suryani As’ad, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa fakultas senantiasa mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan memiliki kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Menurutnya, prestasi Indri menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menjawab kebutuhan di bidang kesehatan melalui inovasi yang aplikatif dan berbasis data.

Prestasi ini semakin menguatkan komitmen FKIK Unismuh Makassar dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga inovatif dalam merespons tantangan kesehatan masyarakat. Melalui dukungan kegiatan riset dan kolaborasi lintas sektor, Unismuh berharap dapat melahirkan lebih banyak produk inovatif yang memberi kontribusi bagi masyarakat dan dunia kesehatan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....