Kinerja Perbankan Sulsel Tumbuh Positif, Kredit dan DPK Meningkat

  • 26 Mei 2026 19:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, menyampaikan kinerja perbankan di Sulawesi Selatan pada Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Kondisi tersebut tercermin dari peningkatan total aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan penyaluran kredit perbankan.

"Total aset perbankan di Sulawesi Selatan tercatat tumbuh sebesar 4,12 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp213,44 triliun. Sementara itu, penghimpunan DPK meningkat 7,33 persen (yoy) menjadi Rp147,41 triliun," kata Muchlasin dalam keterangannya, Senin, 26 Mei 2026.

Menurut Muchlasin, komposisi DPK di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh tabungan dengan porsi mencapai 61,45 persen. Adapun deposito menyumbang 22,70 persen dan giro sebesar 15,85 persen dari total dana masyarakat yang dihimpun perbankan.

Di sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 5,19 persen (yoy) menjadi Rp174,39 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 3,76 persen pada Maret 2025. Kondisi ini dinilai mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan pembiayaan masyarakat.

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit produktif memiliki pangsa sebesar 52,69 persen dan tumbuh 2,79 persen (yoy). Sementara kredit konsumtif mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi yakni mencapai 8 persen (yoy).

Muchlasin menyebut jika dilihat dari sektor ekonomi, kredit produktif terbesar masih disalurkan ke sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi mencapai 22 persen dari total penyaluran kredit produktif. "Kinerja intermediasi perbankan Sulawesi Selatan juga dinilai tetap terjaga. Hal ini terlihat dari Loan to Deposit Ratio (LDR) yang berada di level 118,30 persen,"jelasnya.

Sementara itu, tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tercatat berada di level 3,73 persen. Ia menilai kondisi tersebut masih dalam batas yang terjaga seiring pertumbuhan industri perbankan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....