Menjaga Kesehatan Mental, Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dilakukan
- 29 Sep 2026 15:19 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan yang membantu seseorang menghadapi tekanan hidup, menyadari kemampuan dirinya, belajar dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi dalam lingkungan sosial.
Karena itu, menjaga kesehatan mental tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami gangguan mental, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk mempertahankan keseimbangan hidup. Salah satu langkah awal dalam menjaga kesehatan mental adalah mengenali kondisi diri sendiri.
Perasaan sedih, cemas, lelah, kecewa, atau tertekan dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari dan tidak selalu berarti seseorang mengalami gangguan mental. Namun, ketika tekanan atau gejala mulai terasa berat dan mengganggu aktivitas, perhatian lebih perlu diberikan. WHO menjelaskan bahwa stres merupakan respons alami terhadap situasi sulit, tetapi stres yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda stres sebelum semakin mengganggu kehidupan sehari-hari.
Menjaga pola tidur juga menjadi bagian penting dari perawatan diri. Kurang tidur dapat membuat tubuh dan pikiran lebih sulit beristirahat sehingga seseorang dapat merasa lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi, atau lebih mudah mengalami perubahan suasana hati. WHO menganjurkan kebiasaan tidur yang teratur, termasuk menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten serta mengurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu tubuh memperoleh waktu istirahat yang lebih baik.
Selain tidur, aktivitas fisik dan pola makan yang sehat juga berperan dalam menjaga kesejahteraan mental. WHO memasukkan aktivitas fisik dan pola makan sehat sebagai bagian dari kebiasaan perawatan diri. Sementara itu, National Institute of Mental Health (NIMH) menyebutkan bahwa aktivitas fisik secara teratur, termasuk berjalan kaki, dapat membantu meningkatkan suasana hati dan kesehatan secara umum. Tidak perlu langsung melakukan aktivitas yang berat; kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat menjadi awal yang baik untuk membangun kebiasaan sehat.
Menjaga hubungan dengan orang lain juga tidak kalah penting. Ketika menghadapi masalah, seseorang terkadang memilih menyimpan semuanya sendiri karena takut merepotkan orang lain atau merasa tidak dipahami. Padahal, berbicara dengan orang yang dipercaya dapat menjadi salah satu cara untuk memperoleh dukungan emosional. NIMH menyarankan untuk tetap terhubung dengan teman atau keluarga yang dapat memberikan dukungan emosional maupun bantuan praktis. Hubungan sosial yang sehat juga dapat membantu seseorang merasa tidak sendirian ketika menghadapi masa yang sulit.
Mengatur aktivitas dan memberikan waktu untuk diri sendiri dapat membantu mengurangi tekanan. NIMH menyarankan agar seseorang menentukan prioritas, membedakan hal yang perlu diselesaikan segera dan hal yang dapat ditunda, serta meluangkan waktu untuk kegiatan yang menyenangkan atau menenangkan. Kegiatan seperti membaca, mendengarkan musik, melakukan hobi, berjalan santai, atau latihan pernapasan dapat menjadi pilihan sesuai kebutuhan masing-masing. Menjaga kesehatan mental bukan berarti harus selalu merasa bahagia, tetapi belajar mengenali kebutuhan diri dan menemukan cara yang sehat untuk menghadapi berbagai emosi.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental merupakan proses yang dilakukan secara bertahap dan berbeda bagi setiap orang. Kebiasaan tidur yang cukup, bergerak secara teratur, makan dengan baik, menjaga hubungan sosial, mengelola stres, serta memberikan waktu untuk beristirahat dapat menjadi bagian dari upaya tersebut. Namun, perawatan diri bukan pengganti bantuan profesional ketika seseorang mengalami masalah yang berat. NIMH menyarankan untuk mencari bantuan tenaga kesehatan apabila gejala yang mengganggu berlangsung selama dua minggu atau lebih, semakin berat, atau mulai menghambat aktivitas sehari-hari. Meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....