Mengatasi Nyeri Sendi dengan Langkah Sederhana dan Tepat
- 16 Sep 2026 13:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Nyeri sendi merupakan keluhan yang dapat dialami oleh berbagai kelompok usia dan bisa disebabkan oleh beragam kondisi, mulai dari cedera, aktivitas berlebihan, hingga penyakit seperti osteoartritis, rheumatoid arthritis, dan asam urat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa osteoartritis dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, kekakuan, serta keterbatasan gerak.
Kondisi ini paling sering mengenai lutut, pinggul, tulang belakang, dan persendian tangan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan adalah tetap menjaga tubuh aktif melalui aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan.
Pada penderita osteoartritis, olahraga dapat membantu memperkuat otot di sekitar sendi sekaligus mempertahankan kemampuan bergerak. Namun aktivitas sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi tubuh agar tidak menambah beban pada persendian.
Menjaga berat badan juga menjadi bagian penting dalam mengelola nyeri sendi, terutama pada persendian yang menanggung beban tubuh seperti lutut dan pinggul. WHO menyebutkan bahwa kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko osteoartritis, sekaligus menjaga berat badan yang sehat dan menerapkan pola hidup aktif dapat membantu mengurangi gejala serta risiko perkembangan penyakit.
| Baca juga: Nyeri Haid Berlebihan Wajib Segera Diperiksa |
Untuk nyeri akibat cedera ringan atau aktivitas berlebihan, istirahat sementara pada sendi yang sakit dan penggunaan kompres dingin dapat membantu meredakan keluhan. NHS juga menyarankan penggunaan kompres es yang dibungkus dengan kain hingga sekitar 20 menit setiap dua hingga tiga jam pada kondisi tertentu.
Penggunaan obat pereda nyeri sebaiknya disesuaikan dengan penyebab dan kondisi kesehatan seseorang, sehingga konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan diperlukan sebelum menggunakan obat tertentu. Masyarakat juga perlu mengetahui kapan nyeri pengiriman membutuhkan pemeriksaan medis.
Jika rasa sakit terus berlangsung, semakin parah, berulang, mengganggu aktivitas atau tidur, atau tidak membaik setelah perawatan mandiri selama sekitar dua minggu, pemeriksaan tenaga kesehatan dianjurkan. Nyeri yang disertai sendi bengkak dan terasa panas, demam, atau kondisi tidak enak badan juga memerlukan perhatian medis segera karena dapat berkaitan dengan kondisi yang membutuhkan penanganan khusus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....