Otot Betis Membantu Jantung Mengalirkan Darah ke Seluruh Tubuh

  • 01 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR - Jantung merupakan organ utama yang memompa darah melalui pembuluh darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan zat gizi seluruh tubuh. Kerja ini tidak berlangsung sendiri, melansir pmc.ncbi pembuluh darah, katup vena, otot rangka, termasuk otot betis, turut membantu menjaga aliran darah tetap bergerak.

Saat jantung memompa darah melalui arteri, darah dapat mencapai jaringan tubuh karena adanya tekanan dari kontraksi jantung. Sebaliknya, darah dari bagian tubuh terutama tungkai harus kembali menuju jantung melalui sistem vena yang menghadapi pengaruh gravitasi ketika seseorang berdiri atau duduk.

Salah satu bagian tubuh yang berperan penting dalam proses tersebut adalah otot betis atau calf muscle. Ketika otot betis berkontraksi saat berjalan, naik tangga, atau menggerakkan pergelangan kaki, otot ini menekan vena di sekitarnya sehingga membantu mendorong darah menuju pembuluh vena yang lebih besar.

Mekanisme tersebut dikenal sebagai calf muscle pump atau pompa otot betis. Katup satu arah di dalam vena membantu menjaga darah agar tidak mengalir kembali ke bawah ketika otot betis mengalami relaksasi, sehingga kontraksi dan relaksasi otot bekerja bersama dalam membantu pengembalian darah vena ke jantung.

Peran otot betis menjadi semakin penting ketika tubuh berada dalam posisi berdiri atau duduk dalam waktu lama. Tanpa gerakan otot yang cukup, darah lebih mudah berkumpul di tungkai akibat gravitasi, sedangkan aktivitas otot betis membantu mengurangi penumpukan tersebut dan meningkatkan aliran balik vena.

Merawat kesehatan tubuh tidak hanya berarti menjaga jantung, melansir pmc.ncbi yaitu dengan mempertahankan kekuatan dan aktivitas otot kaki, terutama betis. Berjalan kaki, menggerakkan pergelangan kaki, melakukan latihan kekuatan yang sesuai, dan menghindari terlalu lama tidak bergerak dapat membantu menjaga fungsi otot serta sistem peredaran darah.

Hubungan antara kaki dan jantung bukan berarti otot betis menggantikan fungsi jantung sebagai pompa utama tubuh. Otot betis terutama membantu mengembalikan darah vena dari tungkai menuju jantung, sehingga mendukung kelancaran sirkulasi darah setelah darah didistribusikan oleh jantung ke jaringan tubuh.

Aktivitas sederhana seperti berjalan membuat otot betis bekerja secara berulang sehingga mekanisme pompa vena ikut aktif. Aktivitas aerobik seperti berjalan, bersepeda, dan berenang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, kontraksi otot betis berperan dalam meningkatkan pengembalian darah vena dari tungkai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....