Temuan Kasus TBC Sulsel Masih Perlu Dikejar

  • 29 Agt 2026 20:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Penemuan kasus tuberkulosis atau TBC di Sulawesi Selatan masih menghadapi tantangan besar. Hingga 24 Agustus 2026, sebanyak 17.447 kasus TBC telah ditemukan.

Angka tersebut masih jauh dari target penemuan kasus yang ditetapkan untuk Sulawesi Selatan. Kondisi ini mendorong penguatan strategi percepatan penemuan kasus TBC.

Penanggung Jawab Program TBC Dinas Kesehatan Sulsel, Dr. Andi Julia Junus, SKM., M.Kes, saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar, Jumat, 28 Agustus 2026 menyebut TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Sulawesi Selatan juga termasuk delapan provinsi prioritas dalam percepatan penanggulangan TBC.

“Kita sudah menemukan kasus TBC sekitar 17.447, sementara targetnya sekitar 45.556 kasus.”

Masih terdapat puluhan ribu kasus yang harus ditemukan untuk mengejar target penemuan tahun ini. Karena itu, skrining TBC terus diperluas hingga mendekati masyarakat.

Salah satu strategi dilakukan dengan mengintegrasikan skrining TBC bersama program Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Skrining tersebut diarahkan untuk menemukan kasus sedini mungkin sebelum penularan semakin meluas.

Pemeriksaan juga memanfaatkan X-ray yang telah didistribusikan ke seluruh 24 kabupaten dan kota. Teknologi tersebut membantu menemukan kondisi abnormal yang mengarah pada dugaan TBC.

“Kita berusaha mendekatkan skrining tersebut ke masyarakat, jadi sekarang skrining berbasis desa.”

Dinkes Sulsel menargetkan ribuan lokus skrining dapat dikerjakan sepanjang tahun 2026. Percepatan penemuan diharapkan membantu Sulsel mengejar target eliminasi TBC pada 2030.

Masyarakat diimbau tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pengobatan dan pemutusan rantai penularan dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....