Manfaat Air Rebusan Jahe: Bantu Atasi Mual hingga Mendukung Kontrol Gula Darah

  • 22 Agt 2026 11:09 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Jahe telah lama dikenal sebagai rempah dengan khasiat luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. Air rebusan jahe menjadi salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari tanaman herbal ini.

Jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki sifat antioksidan serta anti-inflamasi kuat. Melansir https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa ekstrak jahe dapat menghambat aktivitas NF-κB dan Akt, sehingga membantu memperbaiki respons peradangan dalam tubuh.

Konsumsi air rebusan jahe secara rutin dapat membantu mengurangi kadar protein C-reaktif (CRP) dan tumor necrosis factor-α (TNF-α) dalam sirkulasi darah. Meta-analisis dari berbagai uji klinis membuktikan bahwa suplementasi jahe dengan dosis 1-3 gram per hari memberikan manfaat anti-inflamasi yang signifikan.

Jahe juga menunjukkan kemampuan meningkatkan kapasitas antioksidan total tubuh dengan meningkatkan aktivitas enzim seperti superoxide dismutase (SOD) dan glutathione peroxidase (GPx). Studi menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar malondialdehida (MDA), penanda stres oksidatif, sekaligus meningkatkan pertahanan antioksidan alami tubuh.

Bagi penderita gangguan pencernaan, air rebusan jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah, terutama pada ibu hamil dan penderita motion sickness. Komite Produk Herbal Eropa (HMPC) merekomendasikan jahe kering untuk pencegahan mual dan muntah akibat perjalanan atau kehamilan.

Jahe juga berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 dengan mendukung metabolisme glukosa. Tanaman dari keluarga Zingiberaceae ini kaya akan senyawa fenolik yang memiliki sifat antidiabetik dan mendukung kesehatan metabolik secara keseluruhan.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, jahe dapat direbus dalam air selama 10-15 menit hingga senyawa aktifnya larut sempurna. Meskipun penelitian menunjukkan berbagai manfaat kesehatan, konsumsi jahe sebaiknya dilakukan dalam batas wajar karena dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping seperti sendawa pada beberapa orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....