Pentingnya Sarapan Sehat untuk Menjaga Energi dan Konsentrasi
- 27 Jul 2026 09:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sarapan masih menjadi salah satu kebiasaan yang sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan karena memberikan energi awal bagi tubuh setelah berpuasa selama kurang lebih delapan jam saat tidur. Makan pagi membantu mengembalikan cadangan energi sehingga tubuh lebih siap menjalani aktivitas, baik bekerja, belajar, maupun berolahraga.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan bahwa sarapan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi harian. Dalam Pedoman Gizi Seimbang, Kemenkes menyebutkan, "Sarapan merupakan bagian dari gizi seimbang yang berkontribusi memenuhi sekitar 15–30 persen kebutuhan gizi harian." Dengan memenuhi kebutuhan energi di pagi hari, tubuh menjadi lebih bertenaga dan kadar gula darah tetap terjaga sehingga aktivitas dapat dilakukan secara optimal.
Selain menjadi sumber energi, sarapan juga berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa, "People who eat breakfast tend to have better intake of essential nutrients, improved concentration, and better overall diet quality." Artinya, orang yang rutin sarapan cenderung memiliki asupan gizi yang lebih baik, konsentrasi yang lebih tinggi, serta pola makan yang lebih sehat dibandingkan mereka yang sering melewatkan makan pagi.
Para ahli gizi juga menekankan bahwa kualitas menu sarapan sama pentingnya dengan kebiasaan sarapan itu sendiri. Menu yang mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus membantu menjaga daya tahan tubuh. Sebaliknya, makanan tinggi gula dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi karena dapat memicu rasa lapar lebih cepat dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
| Baca juga: Pentingnya Pencegahan Diare pada Anak |
Kebiasaan melewatkan sarapan juga dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan. World Health Organization (WHO) menekankan pentingnya pola makan sehat sepanjang hari, termasuk memenuhi kebutuhan nutrisi sejak pagi. WHO menyatakan, "A healthy diet helps protect against malnutrition in all its forms, as well as noncommunicable diseases." Pola makan yang baik sejak pagi membantu melindungi tubuh dari kekurangan gizi maupun risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan penyakit jantung.
Membiasakan sarapan tidak harus dengan menu yang mahal atau rumit. Nasi, telur, sayuran, buah-buahan, roti gandum, oatmeal, maupun segelas susu rendah lemak sudah dapat menjadi pilihan sarapan bergizi apabila disusun secara seimbang. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral agar tubuh memperoleh energi yang cukup untuk beraktivitas.
Dengan menjadikan sarapan sebagai rutinitas setiap pagi, masyarakat dapat memulai hari dengan tubuh yang lebih bugar dan pikiran yang lebih fokus. Kebiasaan sederhana ini tidak hanya meningkatkan produktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang apabila dilakukan secara konsisten dengan menu bergizi seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....