CERDAS OBAT Langkah Nyata Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Meningkatkan Literasi Obat
- 24 Jul 2026 13:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Gelombang 69 Universitas Hasanuddin terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyuluhan kesehatan bertajuk "CERDAS OBAT: Cerdas Dapat, Gunakan, Simpan dan Kelola Obat" yang dilaksanakan di Posyandu Nuri 2, Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu, 22 Juli 2026
Kegiatan tersebut merupakan program kerja individu Maghfira Anggraeni Usman dari Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan mengelola obat secara benar sesuai prinsip kefarmasian sehingga penggunaan obat menjadi lebih aman dan efektif.
Dalam penyuluhan, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memperoleh obat dari sarana pelayanan kefarmasian yang resmi. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang penggunaan obat sesuai indikasi dan dosis yang dianjurkan, penyimpanan obat berdasarkan karakteristiknya agar mutu tetap terjaga, serta cara mengelola obat yang rusak maupun kedaluwarsa secara aman dan ramah lingkungan.
Materi penyuluhan juga menekankan pentingnya membaca informasi pada kemasan obat sebelum digunakan. Peserta diingatkan untuk selalu memperhatikan tanggal kedaluwarsa serta menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep atau anjuran tenaga kesehatan guna mencegah terjadinya resistensi antibiotik dan kesalahan penggunaan obat.
| Baca juga: Pentingnya Pencegahan Diare pada Anak |
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Desa Damai. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari cara menyimpan obat di rumah, penggunaan antibiotik yang benar, hingga penanganan obat yang sudah tidak layak digunakan. Antusiasme tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan obat yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Maghfira Anggraeni Usman mengatakan bahwa edukasi mengenai pengelolaan obat tidak hanya berfokus pada cara mengonsumsi obat, tetapi juga mencakup seluruh tahapan mulai dari memperoleh hingga membuang obat yang sudah tidak digunakan. Menurutnya, pemahaman yang baik pada setiap tahapan akan membantu menjaga keamanan dan efektivitas pengobatan bagi masyarakat.
“Dengan kegiatan CERDAS OBAT ini, kami berharap masyarakat Desa Damai semakin memahami pentingnya memperoleh obat dari sumber yang terpercaya, menggunakan obat secara tepat, menyimpannya dengan benar, serta mengelola obat yang sudah tidak digunakan secara aman. Pengetahuan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga penggunaan obat menjadi lebih rasional, aman, dan bermanfaat bagi kesehatan keluarga," ujar Maghfira.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin berharap literasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang bijak terus meningkat. Edukasi kesehatan seperti ini juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kesehatan keluarga melalui penggunaan obat yang rasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....