Potensi Buah Sukun Menjadi Superfood Masa Depan
- 14 Jul 2026 08:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Komoditas buah sukun dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi bahan pangan masa depan sekaligus superfood lokal unggulan Indonesia. Tanaman asli nusantara ini diketahui memiliki keunggulan komparatif karena kaya akan nutrisi, ramah lingkungan, serta adaptif terhadap perubahan iklim.
Mengutip kajian riset dari Guru Besar IPB University, buah sukun secara ilmiah telah memenuhi seluruh kriteria sebagai bahan pangan alternatif yang berkelanjutan. Dari segi pemenuhan gizi, sukun memiliki kelebihan yang sangat mencolok jika dibandingkan dengan beberapa sumber karbohidrat konvensional lainnya.
Buah bertekstur empuk ini kaya akan serat alami, memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, serta menyimpan kelimpahan kandungan vitamin C yang tinggi. Selain itu, sejumlah penelitian klinis juga menemukan adanya zat besi, seng, vitamin A, dan folat yang krusial untuk mencegah kasus stunting.
Kandungan nutrisi makro dan mikro yang kompleks tersebut bahkan dinilai jauh lebih baik daripada kandungan gizi pada umbi singkong. Di samping keunggulan nutrisinya, tanaman pohon sukun juga terbukti tangguh serta mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan ekstrem di tanah air.
Karakteristik pohon sukun membuatnya tetap dapat tumbuh subur di daerah bercurah hujan tinggi maupun wilayah gersang yang minim pasokan air. Dengan pola perawatan yang relatif sangat minim, varietas pohon ini tetap mampu memproduksi buah secara produktif hampir sepanjang tahun.
Dari sisi pengembangan ekonomi nasional, komoditas sukun berpeluang besar untuk diolah menjadi komoditas bahan baku industri kreatif dalam bentuk tepung. Tepung sukun tersebut nantinya dapat diaplikasikan menjadi aneka produk olahan bernilai jual tinggi seperti mi, roti, hingga ragam camilan modern.
Langkah penguatan promosi edukatif serta pengembangan hilirisasi industri menjadi kunci utama agar sukun dapat dikenal luas oleh masyarakat internasional. Melalui momentum ini, warga di Kota Makassar diharapkan dapat lebih mengapresiasi dan melestarikan konsumsi pangan lokal sukun demi menjaga ketahanan pangan mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....