Alpukat Bantu Redakan Gejala Asam Lambung, Ini Penjelasannya

  • 21 Jul 2026 10:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Buah alpukat yang tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia tidak hanya lezat dikonsumsi, tetapi juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Buah bernama latin Persea americana ini kerap diandalkan oleh para penderita asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) untuk meredakan ketidaknyamanan pada perut.

Secara medis, alpukat dinilai sangat aman dan bersahabat bagi pencernaan penderita GERD. Dikutip dari laman Alodokter, buah ini memiliki tingkat pH yang tergolong tinggi atau bersifat basa, sehingga efektif dalam membantu menetralkan kadar asam berlebih di dalam lambung.

Selain dari sisi kandungan pH, tekstur alpukat yang lembut juga menjadi nilai tambah tersendiri. Daging buah yang renyah namun halus ini sangat mudah ditelan dan tidak memicu iritasi pada area kerongkongan yang sedang meradang akibat paparan naiknya asam lambung.

Manfaat alpukat dalam menjaga kestabilan sistem pencernaan juga didukung oleh kandungan serat larut di dalamnya. Serat larut ini berperan penting dalam mengoptimalkan proses pencernaan agar makanan dapat mengalir dengan lancar tanpa mengendap terlalu lama di dalam organ lambung.

Proses pencernaan yang lancar secara otomatis akan membatasi produksi asam lambung agar tidak diproduksi secara berlebihan. Mekanisme alami inilah yang pada akhirnya mampu menekan dan mengurangi risiko terjadinya serangan GERD pada penderita.

Sifat unggul lain dari alpukat adalah rendahnya kandungan fruktosa di dalam daging buahnya. Karena rendah fruktosa, konsumsi alpukat tergolong minim risiko menyebabkan penumpukan gas di dalam perut, sehingga tidak memperparah keluhan perut kembung saat GERD kambuh.

Untuk memperoleh manfaat tersebut secara optimal, masyarakat dapat mengonsumsi alpukat secara langsung atau mengolahnya menjadi smoothies dan jus segar. Namun, terdapat beberapa catatan penting mengenai tata cara pengolahan yang perlu diperhatikan agar khasiatnya tidak hilang.

Penderita disarankan tidak menambahkan gula, kental manis, maupun susu tinggi lemak saat mengolah alpukat karena bahan-bahan tersebut justru dapat memicu gejala GERD. Selain itu, aspek higienitas seperti mencuci tangan dan alat dapur, serta memilih buah yang matang dan segar tetap menjadi kunci utama sebelum mengonsumsinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....