Bloating Salah Satu Penyebab Perut Terlihat Buncit
- 09 Jun 2026 20:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Bloating atau lebih dikenal dengan perut kembung menjadi salah satu penyebab perut terlihat buncit meski jumlah lemak tubuh tidak terlalu tinggi. Melansir wikipedia.org Bloating adalah Kondisi yang terjadi saat perut terasa penuh, kencang, dan membesar akibat penumpukan gas atau gangguan pada sistem pencernaan. Perut buncit selalu diidentikkan dengan lemak, padahal bloating dapat membuat ukuran perut tampak lebih menonjol hanya dalam waktu singkat.
Gas di dalam saluran cerna merupakan penyebab paling sering dari bloating. Gas terbentuk saat bakteri usus memecah karbohidrat yang tidak tercerna sempurna. Selain itu, udara yang tertelan ketika makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, atau sering mengunyah permen karet juga dapat membuat perut terasa begah dan membesar.
Beberapa jenis makanan juga sering memicu bloating, terutama makanan tinggi gula tertentu, produk susu pada penderita intoleransi laktosa, kacang-kacangan, serta makanan tinggi garam. Garam dapat menyebabkan tubuh menahan cairan sehingga area perut terlihat lebih penuh. Gangguan pencernaan seperti konstipasi juga membuat sisa makanan dan gas menumpuk lebih lama di usus sehingga tekanan pada perut meningkat. Kondisi ini membuat lingkar perut tampak membesar walau berat badan tidak banyak berubah.
Bloating tidak selalu berkaitan dengan pola makan. Faktor hormon, stres, kurang tidur, hingga gangguan pencernaan seperti Irritable Bowel Syndrome atau IBS juga dapat memicu perut buncit sementara. Pada perempuan, perubahan hormon menjelang menstruasi sering menyebabkan retensi cairan dan peningkatan produksi gas di saluran cerna. Karena itu, ukuran perut dapat berubah dalam beberapa jam atau beberapa hari tanpa peningkatan lemak tubuh yang nyata.
Perut buncit akibat bloating biasanya berbeda dengan penumpukan lemak. Bloating cenderung muncul tiba-tiba, terasa kencang, dan dapat mengecil kembali setelah buang gas atau buang air besar. Sebaliknya, lemak perut berkembang lebih lambat dan menetap dalam waktu lama. Bila bloating sering muncul disertai nyeri berat, muntah, penurunan berat badan, atau gangguan buang air besar, kondisi ini perlu diperiksa lebih lanjut karena dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan yang lebih serius pada sistem pencernaan.
Mencegah bloating dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti makan perlahan, membatasi minuman bersoda, memperbanyak air putih, serta menjaga pola makan seimbang. Aktivitas fisik ringan juga membantu pergerakan usus menjadi lebih lancar sehingga gas tidak mudah terjebak di dalam perut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....