WHO Sebut Risiko Hantavirus di Kapal Pesiar Rendah, Delapan Kasus Dilaporkan
- 11 Mei 2026 10:05 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID ,Makassar – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan delapan kasus hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar MV Hondius, termasuk tiga kasus kematian. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam keterangannya kepada media pada Kamis, 7 Mei 2026 menyebut lima dari delapan kasus tersebut telah terkonfirmasi positif hantavirus.
Dilansir dari Who.int. Virus yang teridentifikasi adalah virus Andes, satu-satunya spesies hantavirus yang diketahui dapat menular secara terbatas antar manusia melalui kontak dekat dan berkepanjangan. Meski demikian, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat secara global masih rendah.
“Walaupun ini merupakan insiden serius, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat tetap rendah,” kata Tedros.
Ia menambahkan, kemungkinan masih ada tambahan kasus yang dapat dilaporkan mengingat masa inkubasi virus tersebut.
WHO saat ini berkoordinasi dengan sejumlah negara melalui Peraturan Kesehatan Internasional atau International Health Regulations (IHR) untuk menangani situasi tersebut.
Tedros mengatakan peristiwa ini menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman kesehatan lintas negara.“Prioritas kami memastikan pasien terdampak mendapat perawatan, penumpang yang tersisa tetap aman dan diperlakukan dengan bermartabat, serta mencegah penyebaran virus lebih lanjut,” ujarnya.
Sejak menerima laporan awal pada Sabtu (2/5/2026), WHO telah melakukan sejumlah langkah penanganan.Salah satunya dengan menempatkan seorang ahli kesehatan di atas kapal guna mendukung pemeriksaan medis menyeluruh terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.
Langkah tersebut juga bertujuan mengumpulkan data penting untuk mengevaluasi risiko infeksi di antara seluruh individu di kapal. Selain itu, WHO mengirimkan 2.500 alat diagnostik dari Argentina ke laboratorium di lima negara untuk memperkuat kapasitas pengujian.
WHO juga tengah menyiapkan panduan operasional terkait proses turun kapal dan perjalanan lanjutan yang aman bagi penumpang dan awak saat kapal tiba di tujuan.Kasus ini menjadi perhatian global karena virus Andes merupakan jenis hantavirus yang memiliki potensi penularan antar manusia, meskipun terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....