Studi Ungkap Bersepeda Lebih Efektif Jaga Kesehatan Otak
- 02 Apr 2026 08:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa aktivitas fisik melalui perjalanan aktif memiliki dampak signifikan dalam menjaga kesehatan otak manusia. Penelitian ini menemukan bahwa bersepeda jauh lebih efektif dalam menurunkan risiko demensia dibandingkan hanya berjalan kaki biasa.
Mengutip Eating Well, para peneliti di Inggris melakukan studi mendalam untuk menentukan pengaruh moda transportasi terhadap risiko penyakit Alzheimer. Studi yang dipublikasikan dalam JAMA Network Open ini membagi kategori perjalanan menjadi nonaktif, berjalan kaki, serta bersepeda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang rutin bersepeda memiliki risiko demensia keseluruhan yang jauh lebih rendah, terutama pada usia lanjut.
Menggabungkan metode bersepeda dengan moda lain bahkan mampu menurunkan risiko penyakit pikun hingga angka 19 persen.
Temuan yang paling mengejutkan adalah efektivitas bersepeda dalam menekan risiko demensia onset dini atau di bawah usia 65 tahun. Bersepeda secara rutin atau kombinasi terbukti mampu mengurangi risiko demensia usia muda hingga mencapai 40 persen.
Di sisi lain, hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa bersepeda berkaitan erat dengan peningkatan volume materi abu-abu pada bagian hipokampus. Area otak ini memiliki peran yang sangat krusial dalam mengatur fungsi memori dan daya ingat seseorang.
Sebaliknya, berjalan kaki saja tanpa kombinasi aktivitas lain dinilai kurang memberikan dampak protektif yang besar terhadap risiko penyakit Alzheimer. Para peneliti menyarankan masyarakat untuk lebih banyak menyisipkan gerakan aktif seperti bersepeda dalam rutinitas harian mereka.
Memahami pentingnya perjalanan aktif dapat memicu perubahan gaya hidup yang lebih sehat demi investasi masa depan. Upaya sederhana seperti bersepeda ke tempat kerja diharapkan mampu mendukung kesehatan otak dan mencegah penurunan fungsi kognitif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....