Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Puasa

  • 11 Mar 2026 10:07 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan Ramadhan menjadi salah satu hal penting untuk menunjang ibadah agar tetap nyaman dan produktif. Hal tersebut menjadi topik pembahasan dalam program Inspirasi Ramadhan di PRO4 RRI Makassar edisi Selasa, 10 Maret 2026, yang menghadirkan narasumber Ibnu Rusyid, S.KG, dari MPPDG Bidang Ortodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI).

Dialog yang dipandu oleh Hariyanti ini mengulas berbagai tips menjaga kesehatan rongga mulut selama menjalankan ibadah puasa. Dalam perbincangan tersebut, Ibnu Rusyd menjelaskan bahwa saat berpuasa produksi air liur dalam mulut cenderung berkurang karena tidak adanya asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi ini dapat menyebabkan mulut terasa kering dan memicu munculnya bau mulut. “Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan ritme makan dan minum sehingga produksi saliva menurun. Akibatnya mulut menjadi lebih kering dan risiko bau mulut meningkat jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga,” jelas Ibnu.

Ia menambahkan, menjaga kebersihan gigi dan mulut selama Ramadhan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa. Masyarakat tetap dianjurkan untuk menyikat gigi secara rutin minimal dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam. Menurutnya, waktu tersebut sangat efektif untuk menghilangkan sisa makanan yang dapat menimbulkan plak dan bakteri di dalam mulut.

“Waktu terbaik menyikat gigi selama puasa adalah setelah sahur dan sebelum tidur. Selain itu, menyikat gigi setelah berbuka juga sangat dianjurkan agar sisa makanan tidak menumpuk dan menyebabkan gangguan pada kesehatan gigi,” ujar Ibnu.

Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi atau dental floss juga dapat membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Hal ini penting untuk mencegah terbentuknya plak yang berpotensi menimbulkan karies atau gigi berlubang. Ibnu juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka.

Ia menyarankan agar masyarakat mengurangi konsumsi makanan yang terlalu manis dan lengket karena dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. “Makanan manis memang sering menjadi pilihan saat berbuka, tetapi jika terlalu sering dikonsumsi tanpa dibarengi dengan perawatan gigi yang baik, maka risiko gigi berlubang akan semakin besar,” jelasnya.

Lebih lanjut Ibnu e juga menekankan pentingnya menjaga asupan cairan saat sahur dan berbuka untuk membantu menjaga kelembapan rongga mulut. Konsumsi air putih yang cukup dapat membantu produksi saliva sehingga mulut tidak terlalu kering selama menjalankan puasa.

“Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka. Air putih sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk kesehatan mulut, karena saliva memiliki peran penting dalam melindungi gigi dari bakteri,” ungkap ibnu.

Ibnu Rusyd berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan puasa. “Dengan kebersihan rongga mulut yang terjaga, umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih nyaman, percaya diri, dan tetap produktif sepanjang hari,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....