Dinkes Makassar Maksimalkan Alat Fogging di 47 Puskesmas

  • 03 Feb 2026 10:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Kesehatan Kota Makassar telah memenuhi kebutuhan alat fogging di 47 puskesmas di Makassar. Hal ini dilakukan selain karena masuk dalam program prioritas, alat fogging juga disalurkan sebagai upaya memutus rantai penularan penyakit DBD.

"Setiap tahun kita mengalami musim pancaroba dan penghujan, dimana di dua musim ini tingkat kasus DBD selalu terjadi. Makanya kami maksimalkan alat fogging di puskesmas dan itu yang selalu bergerak di kecamatan dan kelurahan," bebernya, Selasa, 3 Februari 2026.

Namun ia menekankan, fogging bukan mencegah penyakit DBD tetapi hanya memutus mata rantai penularan."Jadi syaratnya nanti ada laboratorium yang menyatakan bahwa memang ada indikasi DBD, baru kami hadir memfogging karena hanya untuk memutus mata rantai penularan," jelas Nursaidah.

Sedangkan untuk mencegah DBD, warga diminta agar memiliki kesadaran untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)."Jadi hidup harus bersih dan menerapkan 3M yaitu menutup, mengubur dan menimbun,"pungkasnya.

Ia menyebut saat musim hujan dan pancaroba, semua tempat bisa menjadi sarang jentik nyamuk sehingga perlu memperhatikan kebersihan baik di dalam maupun di luar rumah. "Misalnya kalau di kamar tidur, kurangi gantungan. Kalau ada anak kecil, pakaikan baju tidur yang lengan panjang,"ujar Nursaidah.

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan kesehatan di tengah musim hujan saat ini dengan memperbanyak minum vitamin  istirahat dan menjaga kebersihan.

"Jadi jaga kebersihan misalnya cuci tangan,perhatikan pakaian hangat saat keluar, minum air putih yang cukup, terus kelola stres supaya mencegah penyakit seperti flu, diare dan demam berdarah,"tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....