Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Belajar Praktik Kehumasan di RRI Makassar

  • 05 Okt 2026 13:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik komunikasi publik dan kehumasan di lingkungan lembaga penyiaran publik. Pengalaman tersebut diperoleh melalui kunjungan lapangan ke Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, 30 September 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari mata kuliah Studi Kasus Public Relations yang diampu Suryani Musi, S.Sos., M.I.Kom. Dalam kegiatan itu, mahasiswa melakukan wawancara dengan tiga narasumber dari Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) RRI Makassar, yakni Muh Iqbal Aminiullah, S.IP., Paisal, S.Sos., dan Dwiki Akbar, A.Md.

Pembahasan dalam kunjungan mencakup praktik komunikasi RRI dengan masyarakat, pengelolaan tanggapan publik, serta upaya menjaga kualitas informasi dan kepercayaan masyarakat. Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya keterbukaan komunikasi dalam membangun hubungan yang baik antara lembaga penyiaran publik dan masyarakat.

Salah satu materi yang dibahas adalah bagaimana media merespons kritik dan tanggapan terhadap pemberitaan. Dwiki Akbar, A.Md. menjelaskan bahwa setiap tanggapan perlu dilihat berdasarkan substansi persoalan yang disampaikan, terutama apabila berkaitan dengan informasi dalam pemberitaan.

“Ketika ada tanggapan terhadap sebuah pemberitaan, yang paling penting adalah melihat substansinya dan melakukan pengecekan kembali terhadap informasi yang disampaikan. Kita perlu memastikan sumber, data, maupun hasil wawancara sebelum menentukan tindak lanjut,” ujar Dwiki.

Dalam prosesnya, informasi yang masih memerlukan penjelasan dapat dikonfirmasi kembali kepada sumber atau pihak terkait. Persoalan yang membutuhkan tindak lanjut juga dikoordinasikan dengan tim redaksi untuk menentukan langkah yang diperlukan, seperti pemeriksaan kembali, konfirmasi tambahan, pemberitaan lanjutan, maupun klarifikasi.

Dari sisi komunikasi dengan masyarakat, Muh Iqbal Aminiullah, S.IP., dan Paisal, S.Sos. menjelaskan bahwa RRI menyediakan ruang bagi publik untuk menyampaikan kritik, saran, maupun tanggapan. Salah satunya melalui program interaktif “Halo RRI”, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang berkaitan dengan pelayanan publik.

“Ruang komunikasi dengan masyarakat penting untuk terus dibangun. Melalui interaksi tersebut, RRI dapat menerima masukan sekaligus memahami kebutuhan dan aspirasi publik,” ujar Muh Iqbal.

Perkembangan media sosial juga menjadi bagian dari pembahasan karena masyarakat kini dapat menyampaikan informasi dan tanggapan dengan cepat. Dalam kondisi tersebut, verifikasi tetap menjadi bagian penting sebelum informasi ditindaklanjuti.

Evaluasi menjadi bagian lain yang dipelajari mahasiswa dalam proses pemberitaan. Evaluasi dapat mencakup proses pencarian informasi, pemilihan sumber, verifikasi, penggunaan data, keseimbangan informasi, hingga cara penyampaian berita kepada masyarakat. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas informasi.

Bagi mahasiswa, kunjungan ini memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan konsep public relations yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan. Pengelolaan komunikasi dengan publik, penerimaan aspirasi, verifikasi informasi, serta evaluasi menjadi contoh praktik yang dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai dunia komunikasi dan media.

Kegiatan kunjungan ke RRI Makassar pada 30 September 2026 tersebut sekaligus mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik di lapangan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami bahwa komunikasi publik membutuhkan keterbukaan, ketelitian, koordinasi, dan evaluasi dalam membangun hubungan yang baik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyiaran publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....