Siapkan 33 Dokter Muda Unggulan, FK Unibos Gelar Panum Klinis
- 17 Sep 2026 20:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sebanyak 33 mahasiswa program profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa mengikuti rangkaian kegiatan Kepaniteraan Umum periode 14 hingga 18 September 2026. Agenda pembekalan intensif yang dipusatkan di Ruang Kelas A Lantai 3 Gedung FK Unibos tersebut menjadi tahapan krusial untuk mematangkan kesiapan para dokter muda sebelum diterjunkan secara langsung dalam kegiatan rotasi klinik di berbagai rumah sakit dan wahana pendidikan.
Kegiatan pembekalan awal ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa, Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And, dengan didampingi oleh jajaran Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan. Dalam arahannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa tahapan kepaniteraan klinik menuntut para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan pasien, tenaga medis, serta masyarakat luas di lingkungan fasilitas kesehatan.
Dekan FK Unibos mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menyelaraskan penguasaan materi akademik dengan penerapan etika profesi, integritas moral, dan empati kemanusiaan yang tinggi saat menjalankan tugas di lapangan. Ia menyampaikan, “Bekerjalah secara profesional. Ini bukan hanya belajar, tetapi anggaplah kalian belajar dan bekerja sebagai dokter. Walaupun masih dokter muda, ini adalah tahap di mana kalian belajar menjadi seorang dokter yang memiliki sikap, integritas, dan rasa kemanusiaan yang lebih tinggi,” ujarnya saat memberikan pembekalan pada Rabu 16 September 2026.
Pihak fakultas juga mengimbau seluruh calon dokter untuk bersikap proaktif dalam memperdalam keterampilan klinis serta tidak ragu mengajukan pertanyaan konstruktif selama berhadapan dengan kasus kesehatan di lapangan. Menurut pimpinan fakultas, pemahaman teori di ruang kuliah harus terus diasah melalui diskusi interaktif dan eksplorasi kasus nyata di rumah sakit guna membentuk ketajaman analisis medis serta responsibilitas profesional para peserta.
Rahmawati menegaskan pentingnya menjaga kehormatan diri dan reputasi institusi pendidikan selama para dokter muda menjalani seluruh rangkaian siklus rotasi di berbagai departemen kesehatan. Ia menegaskan, “Jaga kesehatan, jaga diri, jaga kehormatan institusi dan integritas institusi. Kalian sudah dewasa dan harus tahu mana yang salah dan mana yang benar,” terangnya di hadapan 33 peserta pembekalan Panum.
Rangkaian pembekalan Panum FK Unibos menyajikan ulasan materi komprehensif yang mencakup ranah akademik, aturan tata tertib, hingga tinjauan teori dan keterampilan belasan cabang ilmu spesialis medis. Para peserta mendapatkan penguatan kapasitas dari para dokter spesialis dan akademisi senior di bidang Ilmu Penyakit Dalam, Neurologi, Kardiologi, Bedah, Obstetri dan Ginekologi, hingga pendalaman aspek etika, medikolegal, rekam medis, dan pemeriksaan kedokteran forensik.
Selain pendalaman materi klinis, para mahasiswa profesi dokter juga menerima orientasi khusus dari Direktur RSUD Labuang Baji Provinsi Sulawesi Selatan, Suharnah, SKM., M.Tr.Ap., selaku rumah sakit pendidikan utama. Sesi orientasi lapangan ini membekali peserta mengenai regulasi Komite Koordinasi Pendidikan, sistem keselamatan pasien, penggunaan alat pelindung diri, kesehatan kerja, serta teknik komunikasi efektif agar seluruh dokter muda Unibos mampu beradaptasi secara optimal dan terhindar dari konflik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....