Unhas Pamerkan 50 Program Inovasi PKM di Bulukumba

  • 01 Sep 2026 14:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) membawa 50 program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan melalui Pameran/Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU). Puluhan program tersebut menyentuh sejumlah sektor, mulai dari pertanian, perikanan, kelautan, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan sumber daya manusia.

Rektor Unhas Prof. Dr. Jamaluddin Jompa mengatakan expo tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong konsep kampus berdampak. “Ini adalah pilot project bagaimana fungsi daerah berdasarkan potensi masing-masing, potensi kita besar dan banyak, sehingga banyak jalan untuk hilirisasi,” ujar Prof. Jamaluddin saat membuka expo di Bulukumba, dilansir dari keterangan tertulisnya, Selasa 1 September 2026.

Menurutnya, program yang dibawa Unhas tidak hanya ditampilkan sebagai hasil kegiatan akademik, tetapi diarahkan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat. “Hasil riset, teknologi, dan kepakaran Unhas harus bisa diterapkan untuk mendukung pengembangan potensi yang dimiliki daerah,” katanya.

Bulukumba dipandang memiliki modal besar untuk mengembangkan perekonomian berbasis sumber daya lokal. “Bulukumba sangat potensial, khususnya di sektor kelautan, perikanan, dan pertanian, termasuk peluang besar untuk menumbuhkan agroindustri,” jelas Prof. Jamaluddin.

Melalui expo tersebut, Unhas ingin mempertemukan hasil penelitian dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Kita ingin memastikan program pengabdian tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi ada manfaat yang bisa terus dirasakan masyarakat,” ujar Prof. Jamaluddin.

Ia juga meminta agar program pembinaan desa yang dilakukan Unhas di Bulukumba memiliki keberlanjutan setelah kegiatan pengabdian berakhir. “Kita harapkan pemerintah mendukung, ini akan kita bina bersama Unhas, bukan hanya untuk momen ini, tetapi terus berlanjut,” tegasnya.

Kolaborasi Unhas dan Pemkab Bulukumba juga mulai diarahkan pada pengembangan pendidikan tinggi di daerah tersebut. “Semua ini berbasis riset, kita juga punya rencana multi kampus dan pascasarjana di Bulukumba,” tutur Prof. Jamaluddin.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat ekosistem riset yang berkaitan langsung dengan kebutuhan daerah. “Pengembangan pendidikan tinggi harus disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Bulukumba sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyambut positif kolaborasi yang dibangun bersama Unhas. “Kami mengapresiasi kontribusi Unhas yang selama ini memberikan kajian dan pemikiran untuk mendukung pengembangan berbagai sektor di Bulukumba,” kata Andi Muchtar.

Menurutnya, pembangunan daerah perlu dimulai dari penguatan ekonomi masyarakat agar mampu menggerakkan sektor lainnya. “Kalau aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, kemampuan daerah untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Pemkab Bulukumba juga mendorong pemanfaatan lahan secara produktif melalui pengembangan tanaman dan berbagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi. “Potensi lahan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Andi Muchtar.

Kolaborasi dengan Unhas dinilai dapat mempercepat pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan yang menjadi bagian penting dari potensi Bulukumba. “Kami membuka ruang kerja sama dengan Unhas di berbagai bidang, termasuk pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pendidikan, dan kesehatan,” ungkapnya.

Andi Muchtar menambahkan, pengembangan ekonomi daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Peningkatan kualitas SDM harus menjadi bagian dari pembangunan karena ekonomi yang kuat membutuhkan masyarakat yang memiliki kemampuan dan pengetahuan,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....