Belajar dari Negara dengan Pendidikan Terbaik, Apa yang Bisa Diterapkan Indonesia?
- 28 Agt 2026 20:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID Makassar - Pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman. Sejumlah negara menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik.
Merujuk pada laporan GoodStats yang mengolah data World Top 20 Project, Korea Selatan menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik pada 2026. Jepang, Denmark, Belgia, dan Slovenia berada setelahnya dalam daftar 10 besar.
Salah satu hal yang menarik dari negara-negara tersebut adalah perhatian terhadap kualitas tenaga pendidik. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir dan memecahkan masalah.
Finlandia menjadi salah satu contoh dalam hal tersebut. Negara ini dikenal memberikan perhatian besar terhadap kualitas guru sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang tidak terlalu membebani siswa.
Pendekatan pendidikan juga menjadi pembeda di sejumlah negara. Belanda, misalnya, banyak menerapkan pembelajaran berbasis masalah agar siswa terbiasa mencari solusi dari persoalan yang dekat dengan kehidupan.
Jerman memiliki pendekatan yang berbeda melalui penguatan pendidikan vokasi. Siswa dapat memperoleh pengalaman praktik sehingga pembelajaran memiliki hubungan yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Jepang memberikan perhatian terhadap pendidikan karakter sejak usia dini. Siswa dibiasakan menjaga kebersihan, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah.
Bagaimana dengan Indonesia? Berdasarkan World Top 20 Education Database 2026, Indonesia berada di posisi ke-67 dari 203 negara dalam pemeringkatan tersebut. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara lebih merata.
Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah kesenjangan akses dan fasilitas pendidikan. Perbedaan kondisi antara sekolah di wilayah perkotaan dan daerah terpencil dapat memengaruhi kesempatan siswa memperoleh pembelajaran berkualitas.
Peningkatan kualitas guru juga menjadi bagian penting dari perbaikan pendidikan. Selain itu, pemanfaatan teknologi perlu diikuti dengan pemerataan akses internet dan fasilitas agar transformasi pendidikan tidak hanya dirasakan oleh siswa di wilayah tertentu.
Pemeringkatan pendidikan dunia sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai angka. Bagi Indonesia, data tersebut dapat menjadi pengingat untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....