FIS-H UNM Tanamkan Nilai Anti Kekerasan kepada Mahasiswa Baru
- 16 Agt 2026 10:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadikan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 sebagai momentum menanamkan nilai antikekerasan kepada mahasiswa baru. Edukasi tersebut diberikan melalui sesi khusus Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKPT) di Pelataran Gedung Menara Pinisi UNM, Sabtu (15/8/2026).
Sesi edukasi tersebut menghadirkan Tim Satuan Tugas (Satgas) PPKPT UNM, Sopian Tamrin, M.Pd. Dalam pemaparannya, dosen sosiologi tersebut menjelaskan bahwa PPKPT memperluas cakupan aturan sebelumnya yang mengacu pada PPKS 30/2021 menjadi Permendikbudristek 55/2024.
Menurut Sopian, PPKPT mencakup enam jenis kekerasan di perguruan tinggi. Keenam jenis tersebut meliputi kekerasan fisik, psikis, perundungan, diskriminasi, seksual, dan kebijakan yang mengandung kekerasan.
Ia menegaskan lingkungan pendidikan, termasuk perguruan tinggi, tidak terlepas dari potensi terjadinya kekerasan. Karena itu, diperlukan sistem yang dapat memastikan ruang akademik berjalan secara aman dan sesuai dengan tujuan pendidikan.
Satgas PPKPT juga memiliki peran dalam memantau lingkungan kampus, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman dan berpihak kepada korban, serta melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan kekerasan kepada seluruh warga kampus. Pada akhir sesi, tim Satgas PPKPT memperkenalkan barcode layanan yang dapat diakses mahasiswa untuk memperoleh layanan terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.
Dekan FIS-H UNM Dr. H. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si., mengatakan pihaknya memberikan dukungan terhadap upaya pencegahan kekerasan dan menempatkan karakter humanis sebagai salah satu ciri mahasiswa FIS-H. “Kami tidak ingin ada ruang sedikit pun untuk kekerasan di FIS-H. Mahasiswa FIS-H harus menjadi teladan dalam membangun budaya akademik yang beretika, berempati, dan menjunjung tinggi harkat kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIS-H UNM sekaligus Ketua Panitia PKKMB FIS-H, Dr. Andi Octamaya Tenriawaru, M.Pd., mengatakan edukasi mengenai pencegahan kekerasan penting diberikan sejak mahasiswa pertama kali memasuki lingkungan kampus. “Melalui PPKPT, kami ingin mahasiswa baru memahami pentingnya mencegah perilaku kekerasan guna mendukung proses akademik,” jelasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan pakta integritas antikekerasan oleh pimpinan FIS-H UNM. Pakta integritas tersebut kemudian diserahkan kepada Tim Satgas PPKPT UNM sebagai bentuk komitmen fakultas dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan humanis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....