Atasi Sampah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Demo Komposter
- 01 Agt 2026 13:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin menggelar sosialisasi dan demonstrasi pembuatan komposter ember tingkat di Jalan Selayar Raya, RW 05 RT 01, Kelurahan Laikang, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00–22.30 WITA itu diikuti 58 peserta yang terdiri atas warga setempat serta pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RW, dan RT.
Program kerja tersebut diprakarsai oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin, Christopher Leonardo Stefanus Sondak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik rumah tangga sejak dari sumbernya.
Melalui sosialisasi tersebut, warga diperkenalkan dengan komposter ember tingkat sebagai alternatif pengolahan sampah organik yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan di lingkungan rumah. Penggunaan komposter diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus menghasilkan kompos yang bermanfaat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mengelola sampah organik tidak harus rumit maupun membutuhkan lahan yang luas. Dengan memanfaatkan komposter ember tingkat, setiap rumah tangga dapat mengurangi sampah yang dibuang sekaligus menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman," kata Christopher Leonardo Stefanus Sondak.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kondisi pengelolaan sampah yang masih menghadapi tantangan dalam pemilahan sejak dari sumbernya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai klasifikasi sampah, meliputi sampah organik, anorganik, residu, dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), serta pentingnya pemilahan sampah dari rumah.
Selain itu, peserta memperoleh edukasi mengenai pengelolaan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi melalui bank sampah. Materi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat menerapkan pengelolaan sampah secara lebih terpadu.
Pada sesi utama, pemateri menjelaskan komponen penyusun komposter ember tingkat, prinsip kerja pengomposan, jenis sampah organik yang dapat diolah, hingga pemanfaatan hasil pengomposan berupa kompos dan pupuk organik cair. Peserta juga diberikan solusi terhadap berbagai kendala yang umum terjadi, seperti munculnya bau tidak sedap selama proses pengomposan.
Sesi demonstrasi dilakukan dengan memperlihatkan komposter ember tingkat yang telah dirakit. Peserta diajak mengamati susunan alat, memahami fungsi setiap komponen, serta melihat secara langsung mekanisme kerja komposter sehingga dapat menerapkannya secara mandiri di rumah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai teknik pembuatan komposter dan penerapannya dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, komposter ember tingkat yang digunakan dalam demonstrasi diserahkan secara simbolis kepada Ketua RT 01, Randi Syahputra Gani. Alat tersebut diharapkan menjadi media edukasi sekaligus contoh penerapan pengelolaan sampah organik bagi masyarakat di lingkungan RW 05.
Randi Syahputra Gani mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. Ia berharap masyarakat semakin aktif mengolah sampah organik dari rumah sehingga volume sampah yang dibuang ke lingkungan maupun ke tempat pemrosesan akhir dapat terus berkurang.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Penerapan komposter ember tingkat juga diharapkan dapat mendukung terciptanya kebiasaan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman di lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....