Kemenag Sulsel Perkuat Pembelajaran Bahasa Jepang di Madrasah Aliyah
- 27 Jul 2026 17:55 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat kualitas pendidikan madrasah dengan mendorong Madrasah Aliyah mengembangkan pembelajaran Bahasa Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Wahyuddin Hakim, mengatakan pembelajaran Bahasa Jepang kini telah diterapkan di sejumlah Madrasah Aliyah di Sulawesi Selatan sebagai salah satu pilihan penguatan kompetensi peserta didik. "Pembelajaran Bahasa Jepang sudah mulai diterapkan di sejumlah Madrasah Aliyah di Sulawesi Selatan sebagai salah satu upaya memperkuat kompetensi peserta didik. Kami ingin madrasah mampu memberikan bekal yang relevan dengan kebutuhan zaman," ujar Wahyuddin Hakim, Senin 27 Juli 2026.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, sekaligus membuka peluang melanjutkan pendidikan maupun berkarier di tingkat internasional.
Wahyuddin menjelaskan, penguatan pembelajaran Bahasa Jepang merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan. Madrasah didorong menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan dunia tanpa mengesampingkan pembentukan karakter, akhlak, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas utama pendidikan madrasah.
"Penguatan pembelajaran bahasa asing bukan sekadar menambah mata pelajaran, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan mutu pendidikan madrasah agar mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan karakter dan nilai-nilai keislaman," katanya.
Selain memperkaya kompetensi akademik, pembelajaran Bahasa Jepang juga diharapkan mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, serta kesiapan peserta didik menghadapi berbagai peluang kerja sama internasional. Penguasaan bahasa asing dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin terbuka.
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan juga akan terus mendorong Madrasah Aliyah yang telah menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Jepang untuk memanfaatkan berbagai program kolaborasi internasional sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar peserta didik melalui pertukaran pengetahuan, kerja sama pendidikan, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
"Ke depan kami akan terus mendorong madrasah yang telah membuka pembelajaran Bahasa Jepang agar memanfaatkan berbagai peluang kolaborasi internasional. Harapannya, lulusan madrasah memiliki daya saing global, tetapi tetap berpegang pada jati diri dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah," tutup Wahyuddin Hakim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....