Dinas Kominfo Bulukumba Monev Pengelolaan Website Desa
- 07 Jul 2026 21:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Bulukumba - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bulukumba bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian menggelar kegiatan Pemetaan Kebutuhan Pembinaan dan Tata Kelola Website Desa Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi (monev) website desa, di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi, Senin, 6 Juli 2026.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad, menjelaskan, monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital melalui optimalisasi website desa sebagai media pelayanan informasi publik. Sebanyak 109 website desa dievaluasi berdasarkan tingkat keaktifan, kualitas pengelolaan konten, serta keberlanjutan pemanfaatannya.
Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 50 website desa ata 46 persen masuk kategori aktif, 48 website atau 44 persen kategori kurang aktif, dan 11 website atau 10 persen kategori tidak aktif. "Data ini menunjukkan masih ada sejumlah website desa yang memerlukan perhatian dan pendampingan agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana keterbukaan informasi publik," jelasnya.
Berdasarkan produktivitas konten, lima website desa terbaik yakni Desa Oro Gading Kecamatan Kindang, Desa Dwi Tiro Kecamatan Bontotiro, Desa Dampang Kecamatan Gantarang, Desa Benteng Palioi Kecamatan Kindang, dan Desa Batulohe Kecanatan Bulukumpa. Penilaian dilakukan berdasarkan konsistensi publikasi berita, galeri kegiatan, pengumuman, serta agenda pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, tim evaluasi juga menemukan sejumlah kendala, di antaranya tingginya pergantian operator website desa, keterbatasan akses internet di beberapa wilayah. Masalah lainnya adalah masih terbatasnya kemampuan aparatur desa dalam penyusunan berita dan pengelolaan konten digital.
Sebagai solusi, Dinas PMD bersama Diskominfo merekomendasikan pelaksanaan bimbingan teknis atau coaching clinik pengelolaan website dan jurnalistik desa secara berkala. Untuk pesertanya difokuskan kepada para operator website desa yang baru.
Kepala Dinas PMD Bulukumba, Asdar A. Bennu, menegaskan bahwa website desa tidak sekadar media publikasi, tetapi telah menjadi bagian penting dari pelayanan publik. "Website desa merupakan wajah pemerintahan desa yang mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Karena itu, dukungan kepala desa dan peningkatan kapasitas operator menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pengelolaannya," katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Dinas PMD dan Diskominfo dalam mendampingi pemerintah desa menuju transformasi digital yang lebih baik. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Andi Uke Indah Permatasari, menegaskan, digitalisasi pemerintahan desa merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, website desa dengan domain resmi desa.id bukan sekadar pelengkap administrasi, tetapi menjadi etalase digital desa yang menyajikan informasi pembangunan, pelayanan administrasi, transparansi anggaran, hingga promosi potensi wisata, budaya, dan produk unggulan desa.
Ia mengapresiasi desa-desa yang konsisten mengelola website, termasuk Kecamatan Ujungloe yang mencatat sembilan dari 12 desa berstatus aktif dan tidak memiliki website yang tidak aktif. "Kami mengajak seluruh kepala desa dan operator website untuk mengubah pola pikir. Jadikan website desa sebagai pusat informasi dan pelayanan masyarakat," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap seluruh pemerintah desa semakin berkomitmen memanfaatkan website sebagai media pelayanan publik yang modern, akuntabel, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....