Mahasiswa FEB Unibos Perkuat Wawasan Keuangan Publik

  • 22 Mei 2026 20:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa terus memperkuat kapasitas mahasiswa dalam bidang kepemimpinan dan wawasan keuangan publik melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang dirangkaikan dengan kunjungan edukatif ke Indonesian Treasury Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti mahasiswa Himpunan Mahasiswa Akuntansi FEB Universitas Bosowa tersebut menjadi ruang pembelajaran strategis untuk menghubungkan teori akademik dengan praktik pengelolaan keuangan negara secara langsung.

Selain memperkuat wawasan akademik, agenda tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang adaptif dan berintegritas. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai fungsi strategis Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan publik.

Mahasiswa juga diajak memahami peran perbendaharaan negara dalam mendukung pembangunan nasional melalui tata kelola anggaran yang baik. Perwakilan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Iwan Megawan, S.E., M.T., turut memberikan pemaparan mengenai sistem pengelolaan keuangan negara dan penerapan prinsip-prinsip akuntansi dalam tata kelola pemerintahan.

Materi tersebut dinilai penting untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa terkait praktik profesional di sektor publik. Dosen pendamping kegiatan, Dr. Faridah, S.E., Ak., M.Si., CA., menegaskan bahwa penggabungan kegiatan kepemimpinan dengan kunjungan edukatif menjadi langkah penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa akuntansi yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Kunjungan ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan mahasiswa pada penerapan prinsip akuntansi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik. Hal ini sangat relevan dengan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa akuntansi,” ujarnya.

Ia menambahkan mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kepemimpinan, etika profesional, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi dinamika sektor publik maupun dunia industri yang terus berkembang. Menurutnya, pengalaman belajar langsung di instansi pemerintahan menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami implementasi tata kelola keuangan negara secara nyata, sekaligus memperluas wawasan mengenai tantangan dan tanggung jawab profesi di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan LDK dan kunjungan edukatif tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aplikatif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi akuntan muda yang profesional, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam memperkuat tata kelola keuangan publik dan pembangunan nasional melalui kompetensi akademik maupun kepemimpinan yang dimiliki.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....