Fakultas Psikologi Unibos Bahas Dinamika Kepatuhan terhadap Otoritas
- 22 Mei 2026 20:07 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Fakultas Psikologi Universitas Bosowa menggelar Kuliah Umum dan Komunitas bertajuk “Psikologi Sosial dan Komunitas: Dinamika Kepatuhan terhadap Otoritas dalam Kehidupan Sosial dan Profesional” di Ruang Teater Lantai 7 Menara Bosowa, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa mata kuliah Psikologi Sosial dan menghadirkan pembahasan mengenai pengaruh kepatuhan terhadap perilaku manusia dalam kehidupan sosial maupun dunia profesional.
Kuliah umum tersebut menjadi ruang reflektif dan akademik bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana kepatuhan terbentuk sejak dini, dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, hingga memengaruhi proses pengambilan keputusan individu di tengah relasi sosial dan kekuasaan yang terus berkembang dalam masyarakat modern.
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Bosowa, Patmawaty Taibe, S.Psi., M.A., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa isu kepatuhan terhadap otoritas merupakan salah satu tema penting dalam kajian psikologi sosial karena sangat dekat dengan kehidupan manusia dalam berbagai lingkungan. “Mahasiswa yang hadir hari ini merupakan mahasiswa yang mengambil mata kuliah Psikologi Sosial. Kami berharap kegiatan ini mampu membuka perspektif mahasiswa mengenai bagaimana psikologi sosial bekerja di kehidupan nyata, termasuk dalam dunia profesional dan industri. Pertanyaan pentingnya adalah, mengapa manusia harus patuh terhadap otoritas, dan sampai sejauh mana kepatuhan itu dibangun secara sehat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kepatuhan tidak hanya berkaitan dengan mengikuti aturan semata, tetapi juga menyangkut kesadaran moral, relasi kuasa, serta kemampuan individu mempertimbangkan nilai kemanusiaan dalam mengambil keputusan di tengah tekanan sosial yang ada. Materi utama dibawakan oleh Asisten Ahli sekaligus Kepala Unit Psikologi Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Yudha Herlambang P., S.Psi., M.M.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa manusia sejak kecil telah terbiasa belajar patuh kepada orang tua, guru, aturan sosial, hingga sistem dalam lingkungan kerja dan masyarakat. “Sejak kecil manusia belajar patuh kepada orang tua, guru, dosen, aturan sosial, hingga sistem dalam lingkungan kerja. Kepatuhan memang membantu menciptakan keteraturan dan disiplin, tetapi kepatuhan yang dijalankan tanpa pertimbangan moral juga dapat menjadi berbahaya,” jelasnya.
Yudha juga mengajak mahasiswa merefleksikan pengalaman sehari-hari melalui pertanyaan mengenai pihak yang paling sering mereka patuhi dalam kehidupan sehari-hari, serta alasan di balik kepatuhan tersebut, apakah karena rasa hormat, tekanan sosial, rasa takut, atau kesadaran moral pribadi. Kuliah umum tersebut dimoderatori oleh akademisi Fakultas Psikologi Universitas Bosowa, Muh. Fitrah Ramadhan Umar, S.Psi., M.A., yang menilai topik kepatuhan terhadap otoritas sangat relevan dengan dinamika sosial modern, termasuk dalam dunia pendidikan, pekerjaan, dan penggunaan media sosial.
“Kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan karena isu kepatuhan hadir di hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Mahasiswa perlu memahami bahwa kepatuhan bukan sekadar tunduk terhadap aturan, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis dan mempertimbangkan nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, James Thaba, S.Tr.Pel., yang mengapresiasi penyelenggaraan kuliah umum tersebut karena dinilai mampu membuka ruang diskusi yang lebih kritis dan reflektif terkait hubungan antara otoritas, tanggung jawab sosial, dan perilaku manusia. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa mengenai fenomena kepatuhan di lingkungan pendidikan, organisasi, dunia kerja, hingga media sosial.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu psikologi sosial yang relevan dengan kehidupan modern dan dinamika sosial masyarakat saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....