Kurikulum OBE Jadi Fokus Lokakarya Teknik Kimia Unibos Makassar
- 21 Jul 2026 20:07 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Lokakarya Kurikulum 2026 sebagai upaya menyusun kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang selaras dengan kebutuhan dunia industri, perkembangan teknologi, serta standar akreditasi pendidikan tinggi. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat LPPM Lantai 5 Gedung II Unibos pada Selasa, 21 Juli 2026, diikuti unsur pimpinan fakultas, dosen, praktisi industri, asosiasi keilmuan, serta mahasiswa sebagai bagian dari penyusunan kurikulum yang lebih adaptif.
Dalam lokakarya tersebut hadir Direktur Direktorat Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (DPMPP) Unibos Dr. Ir. Faidah Azuz, M.Si., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Awaluddin Hamdy, S.T., M.Si., IPM., Ketua Program Studi Teknik Kimia M. Tang, S.T., M.PKim., jajaran dosen Teknik Kimia, serta Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK). Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari komitmen Unibos dalam menghadirkan kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan.
| Baca juga: Unibos Perbarui Kurikulum Prodi Arsitektur |
Dekan Fakultas Teknik Unibos, Dr. Awaluddin Hamdy, menegaskan bahwa pengembangan kurikulum berbasis OBE merupakan langkah penting dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan industri. Selain itu, penyusunan kurikulum baru juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi proses reakreditasi Program Studi Teknik Kimia yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.
"Pengembangan kurikulum ini harus mampu menghasilkan visi dan misi yang selaras dengan kebutuhan industri, menyusun capaian pembelajaran lulusan yang tepat, serta menghadirkan profil lulusan yang memiliki kekhasan sebagai identitas Teknik Kimia Universitas Bosowa," ujar Awaluddin Hamdy.
Ia menjelaskan, kurikulum yang disusun tidak hanya memperhatikan capaian pembelajaran lulusan, tetapi juga harus memiliki body of knowledge yang menjadi ciri khas Program Studi Teknik Kimia Unibos. Selain mengakomodasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kurikulum tersebut juga dirancang mendukung pelaksanaan magang industri, praktik profesi, serta proses konversi mata kuliah bagi mahasiswa angkatan sebelumnya agar transisi kurikulum dapat berjalan dengan baik.
Lokakarya diisi dengan pemaparan visi dan misi Program Studi Teknik Kimia, dilanjutkan focus group discussion bersama akademisi dan praktisi, termasuk perwakilan industri PT Ang and Fang Brother Morowali serta Asosiasi Pendidikan Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM). Berbagai masukan yang diberikan difokuskan pada penyusunan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga penyempurnaan struktur mata kuliah agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui Lokakarya Kurikulum 2026, Fakultas Teknik Universitas Bosowa menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna lulusan. Sinergi antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, dunia industri, dan mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan lulusan Teknik Kimia yang kompeten, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja di tingkat nasional maupun global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....