Unibos dan BRIN Bahas Kolaborasi Riset Pembangunan Daerah
- 21 Mei 2026 19:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Bosowa dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pertemuan strategis untuk membahas penguatan kolaborasi riset dan inovasi berbasis data dalam mendukung pembangunan daerah di Sulawesi Selatan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, di Ruang Rapat Rektor Gedung 1 Universitas Bosowa.
Agenda tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi riset yang diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi, penguatan infrastruktur, hingga penyusunan kebijakan pembangunan berbasis kajian akademik yang lebih komprehensif dan aplikatif. Pertemuan disambut langsung oleh Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., yang menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah dan nasional.
“Perguruan tinggi harus hadir bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan riset dan rekomendasi kebijakan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari koordinasi kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), pengembangan kajian pembangunan infrastruktur berbasis data sekunder akademik, hingga peluang penguatan jurnal dan publikasi ilmiah bersama. Diskusi juga membahas penguatan ekosistem ekonomi daerah melalui pengembangan PT Sulsel Citra Indonesia Perseroda, perluasan layanan transportasi Trans Mamminasata, optimalisasi fungsi pelabuhan, hingga pembangunan berbasis analisis ekonomi yang didukung data ilmiah dan riset akademik.
Dari pihak BRIN, Peneliti Ahli Utama sekaligus anggota tim kajian BRIN, Prof. Dr. Ir. Erizal Jamal, M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan riset daerah yang lebih kontekstual dan berkelanjutan. “Universitas memiliki sumber daya akademik yang sangat besar untuk mendukung pembangunan daerah berbasis riset. Sinergi antara BRIN dan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran,” katanya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Universitas Bosowa, Dr. Ali Anas, S.Sos., M.Si., menilai kerja sama tersebut memiliki potensi besar dalam memperkuat kualitas riset dan pengembangan inovasi di lingkungan Universitas Bosowa. Menurutnya, keterlibatan BRIN akan membuka peluang kolaborasi penelitian multidisiplin yang lebih luas serta mampu meningkatkan kontribusi akademik perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Agenda tersebut juga dihadiri sejumlah akademisi dan peneliti, di antaranya Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Keuangan Universitas Bosowa, Prof. Dr. Seri Suriani, S.E., M.Si., Kepala Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Bosowa, Syahrul Ago, S.H., M.H., serta Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ahli Madya BRIN, Suryo Hadiyono, S.T., M.T.
Melalui pertemuan tersebut, Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya riset yang progresif, kolaboratif, dan berdampak luas sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....