Unismuh Makassar Perbarui Skema Pelatihan Dosen

  • 01 Mei 2026 19:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mematangkan pelaksanaan Pelatihan Pekerti dan Applied Approach (AA) Batch 10 dengan menghadirkan skema baru yang lebih terintegrasi dan komprehensif, seiring meningkatnya jumlah peserta secara signifikan pada tahun 2026 yang menjadi perhatian utama pihak universitas. Persiapan pelaksanaan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Gedung Menara Iqra, Kamis 30 April 2026, yang dihadiri Rektor Dr. Abd Rakhim Nanda bersama jajaran wakil rektor serta tim pelaksana, guna memastikan seluruh aspek teknis dan substansi pelatihan berjalan optimal sesuai standar terbaru.

Ketua tim pelaksana Dr. Ishaq Made Amin menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup total 46 modul yang terdiri dari kombinasi pembelajaran daring dan luring, dengan sistem evaluasi ketat yang mengharuskan seluruh peserta menuntaskan setiap tahapan untuk memperoleh sertifikat kelulusan. “Model ini berbeda dari sebelumnya. Sertifikat hanya diberikan jika seluruh rangkaian, termasuk sesi luring, diselesaikan,” ujarnya.

Jumlah peserta pada Batch 10 mencapai 371 orang, dengan 233 peserta telah menyelesaikan proses administrasi, sehingga pelaksanaan pelatihan dirancang dalam sedikitnya enam kelas dengan kapasitas 35 hingga 40 peserta per kelas guna menjaga efektivitas proses pembelajaran. Wakil Rektor I Prof Andi Sukri Syamsuri menilai peningkatan jumlah peserta ini tidak hanya menjadi tantangan dalam pelaksanaan teknis, tetapi juga peluang strategis bagi Unismuh Makassar untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai institusi yang mampu menyelenggarakan pelatihan dosen berkualitas.

“Ini momentum menunjukkan kapasitas Unismuh dalam pelatihan berkualitas,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Unismuh Makassar mengoptimalkan penggunaan platform SPADA sebagai media pembelajaran digital, termasuk pengembangan forum diskusi interaktif, sistem umpan balik dari narasumber, serta dokumentasi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan. Selain itu, penyusunan modul pembelajaran yang telah mencapai sekitar 60 persen terus dipercepat agar seluruh materi dapat tersusun secara sistematis, relevan dengan kebutuhan pengajaran masa kini, serta mampu memenuhi standar mutu yang ditetapkan dalam program pelatihan dosen tersebut.

Pelatihan Batch 10 ini juga diproyeksikan menjadi bagian penting dalam pengajuan program pengembangan dosen periode 2026–2030, sekaligus memperkuat komitmen Universitas Muhammadiyah Makassar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....