Unibos Makassar Matangkan Tim Hadapi KBMK Nasional

  • 25 Apr 2026 06:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Semangat kompetisi dan inovasi akademik mewarnai Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa melalui pelaksanaan Workshop Program Kompetisi Mahasiswa Bidang Ilmu Bisnis dan Keuangan Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar pada 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa FEB Universitas Bosowa dan dosen pendamping untuk memperdalam pemahaman serta menyusun strategi menghadapi ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional.

Workshop ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas Surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 949/DST/B2/DT.01.01/2026 tanggal 26 Maret 2026 terkait sosialisasi Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan 2026. Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk aktif mengembangkan potensi mahasiswa melalui kompetisi akademik yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam momentum ini, Universitas Bosowa mencatat langkah strategis dengan menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan yang berpartisipasi aktif dalam KBMK 2026. Sebagai bentuk keseriusan, Unibos menyiapkan lima tim mahasiswa terbaik yang didampingi lima dosen pembimbing sesuai cabang kompetisi, mulai dari perencanaan bisnis, audit investigatif, penulisan karya ilmiah, hingga riset dan komersialisasi teknologi.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Romi Setiawan, S.E., M.S.M., yang merupakan akademisi sekaligus praktisi di bidang bisnis dan keuangan. Ia memaparkan strategi penyusunan proposal yang kompetitif, pendekatan inovatif dalam pengembangan ide, serta aspek teknis yang menjadi indikator penilaian di tingkat nasional.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Bosowa, Bustanul Abduh, S.E., menegaskan bahwa keikutsertaan dalam KBMK merupakan bagian dari upaya membangun budaya prestasi di lingkungan kampus. “Kami ingin mahasiswa Universitas Bosowa tampil sebagai inovator dan problem solver yang mampu bersaing di level nasional. Kompetisi ini adalah ruang strategis untuk mengasah kemampuan analitis, kreativitas, dan keberanian dalam menghadirkan solusi nyata bagi tantangan dunia bisnis dan keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Kemahasiswaan Universitas Bosowa, Muflih Mubarak, S.E., M.Si., menilai keterlibatan mahasiswa dalam KBMK akan memberikan nilai tambah signifikan, baik bagi pengembangan kapasitas individu maupun penguatan ekosistem akademik kampus. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan dosen pembimbing dalam menghasilkan karya inovatif yang kompetitif.

Partisipasi dalam KBMK 2026 juga membawa dampak strategis bagi Universitas Bosowa, mulai dari peningkatan reputasi institusi hingga penguatan budaya akademik yang kolaboratif dan berorientasi pada prestasi. Keterlibatan ini juga menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi, khususnya pada aspek prestasi mahasiswa, kinerja dosen, dan luaran kegiatan kemahasiswaan.

Lebih jauh, kegiatan ini selaras dengan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, di mana mahasiswa didorong memperoleh pengalaman belajar di luar kelas melalui kompetisi, kolaborasi, dan proyek nyata. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkaya kompetensi mahasiswa dalam analisis bisnis, penyusunan karya ilmiah, hingga kemampuan presentasi di tingkat nasional.

Melalui keterlibatan lima tim mahasiswa dan lima dosen pendamping, Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten melahirkan talenta unggul di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....