Unismuh Makassar Perkuat Riset Internasional bersama Malaysia

  • 17 Apr 2026 14:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar– Universitas Muhammadiyah Makassar memperkuat langkah internasionalisasi melalui kolaborasi riset bersama Politeknik Besut Terengganu yang berlangsung pada 14 hingga 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penelitian serta publikasi ilmiah dosen di tingkat global.

Sebanyak 19 dosen Unismuh Makassar terlibat dalam program hibah penelitian kolaborasi internasional tersebut. Program ini dirancang untuk mendorong penguatan kapasitas akademik sekaligus memperluas jejaring riset lintas negara yang berorientasi pada publikasi bereputasi internasional.

Ketua delegasi, Wildhan Burhanuddin, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring riset internasional. Menurutnya, kerja sama lintas negara membuka ruang integrasi keilmuan yang mampu mendorong lahirnya riset berkualitas tinggi. “Kolaborasi ini bukan hanya pertukaran akademik, tetapi juga ruang integrasi keilmuan lintas negara yang diharapkan mampu menghasilkan publikasi bereputasi internasional serta memperkuat posisi Unismuh Makassar di tingkat global,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026

Pada hari pertama pelaksanaan, rombongan dosen Unismuh Makassar mendapat sambutan resmi dari Direktur Politeknik Besut Terengganu, Udom a/l Ewon. Ia mengapresiasi kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi ini membuka peluang besar dalam mempererat hubungan antar institusi pendidikan. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai peluang memperkuat hubungan institusi serta membuka ruang pertukaran ilmu dan budaya antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian,” ungkapnya.

Agenda kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi kolaborasi riset yang melibatkan berbagai program studi dari kedua institusi. Salah satu kerja sama yang menonjol adalah kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Seni Rupa Unismuh Makassar dengan Program Studi Rekabentuk Penggayaan Batik Politeknik Besut Terengganu. Tim Unismuh Makassar dipimpin oleh Irsan Kadir bersama Meisar Ashari, yang berkolaborasi dengan dosen Politeknik Besut Terengganu, Noorhati Binti Abdul Kadir dan Mohd. Ehfan Bin Ibrahim.

Kolaborasi tersebut mengangkat topik penelitian berjudul “Integrating Ecoprint Art into Sustainable Art Education: A Cross-Cultural Model Development Study between Indonesia and Malaysia.” Penelitian ini menitikberatkan pada integrasi seni berbasis lingkungan dalam pendidikan tinggi secara lintas budaya.

Dalam kesempatan itu, Irsan Kadir memperkenalkan produk seni berbasis ecoprint yang menggabungkan unsur seni, lingkungan, dan pendidikan berkelanjutan. “Kami berharap praktik ecoprint dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan tinggi, tidak hanya sebatas pelatihan atau workshop,” jelasnya.

Kedua belah pihak sepakat melanjutkan kolaborasi penelitian secara berkelanjutan dengan target luaran berupa publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan kualitas riset dosen serta memperluas jejaring kolaborasi internasional Unismuh Makassar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....