Riset BRIN: Minyak Nabati Dapat Gantikan Lapisan Plastik Kemasan
- 01 Apr 2026 15:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.IC, Makassar – Kemasan makanan menggunakan kertas berlapis plastik menjadi alternatif yang dianggap ramah lingkungan. Namun ternyata, pengunaan lapisan plastik pada kemasan menimbulkan risiko bagi kesehatan dan kerusakan pada lingkungan.
Dalam Laman Instagram @brin_indonesia, plastik pelapis kemasan berisiko mencemari lingkungan karena sulit di daur ulang dan tidak dapat terurai secara sempurna. Selain itu, bahan adiktif pada partikel mikroplastik yang bermigrasi ke dalam makanan dan minuman berpotensi membahayakan kesehatan. Rabu, 1 April 2026.
Zatil Afrah Athaillah, periset pusat riset kimia molekuler BRIN, mengembangkan metode pembuatan kertas kemasan berlapis minyak nabati. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan kemasan yang lebih aman dan dapat didaur ulang.
Penelitian yang dilakukan Zatil dengan melapisi kertas karton menggunakan berbagai jenis minyak nabati potensial. Diantaranya, minyak biji rami, kacang kenari, kedelai, kemiri, minyak sawit merah, dan minyak zaitun.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa minyak nabati memberikan sifat tahan air dan minyak pada kertas. Hal tersebut dipengaruhi oleh kandungan polyunsaturated fatty acid (asam lemak tidak jenuh ganda) yang tinggi hingga berpotensi menggantikan plastic sebagai bahan pelapis kemasan.
Riset telah melalui berbagai pengujian dan didaftarkan sebagai paten pada tahun 2025 dengan nomor P00202508952. Penelitian ini menjadi langkah awal produk kemasan yang ramah kesehatan dan lingkungan.
Zatil berharap melalui penelitian yang dilakukan dapat menghasilkan kemasan makanan dan minuman yang fully degradable. Sehingga tidak terdapat bahan berbahaya pada makanan/minuman yang dikonsumsi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....