Dorong Penguatan Indeks Inovasi Daerah, Kepsek Dilatih Penginputan IGA Award
- 01 Sep 2026 19:15 WIB
- Makassar
RRI.CI.ID, Bulukumba - Sebanyak 63 Kepala SMP se-Kabupaten Bulukumba mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendampingan penginputan inovasi melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA), Senin 31 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 26 Bulukumba tersebut digelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Bulukumba.
Sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya mendorong satuan pendidikan agar lebih aktif mendokumentasikan dan melaporkan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan di sekolah. Hal ini sejalan dengan komitmen Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba, yang terus memacu langkah strategis untuk mengejar target Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 agar masuk dalam predikat Kabupaten Terinovatif.
Sosialisasi dan pendampingan dipimpin oleh Ketua MKKS SMP Kabupaten Bulukumba, Ansar Langnge, bersama jajaran pengurus. Adapun pendampingan teknis mengenai tata cara dan alur penginputan ke aplikasi IGA AWARD dibawakan secara langsung oleh Andi Nurwinah Pangki, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Darmawati. Para peserta mendapatkan bimbingan intensif mulai dari identifikasi inovasi, penyiapan data dan dokumen pendukung, hingga simulasi penginputan data inovasi sekolah secara tepat.
Ansar Langnge menegaskan, sekolah memiliki potensi inovasi yang sangat besar. Berbagai program dan praktik yang dilakukan sekolah perlu didokumentasikan dengan baik agar tidak hanya memberikan dampak bagi peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kontribusi sektor pendidikan terhadap pembangunan daerah.
“Setiap sekolah memiliki inovasi dan praktik baik. Kita perlu memastikan inovasi tersebut terdokumentasi, terukur, dan terinput dengan baik sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Bulukumba,” ujar Ansar.
Dikatakan, budaya inovasi harus terus dibangun di lingkungan satuan pendidikan. Kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu mengelola sekolah, tetapi juga harus menjadi penggerak perubahan dan inovasi.
Kegiatan pendampingan dan sosialisasi intensif ini membuahkan hasil signifikan. Hingga Senin sore 31 Agustus 2026, angka inovasi daerah yang terinput ke aplikasi IGA AWARD 2026 mencapai 444 inovasi. Sedang jumlah inovasi yang terkirim dengan nilai kematangan 85 ke atas telah mencapai 82 inovasi.
Sebagai informasi, Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri RI merupakan ajang apresiasi kinerja inovasi bagi pemerintah daerah di Indonesia. Penilaian IGA 2026 mengacu pada prioritas nasional dengan fokus pada efektivitas inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta hilirisasi riset.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....