Sidrap Dukung Pengelolaan Sampah Jadi Energi Bersama Pemprov

  • 05 Agt 2026 17:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap - Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri rapat percepatan implementasi Refuse Derived Fuel dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu, 5 Agustus 2026. Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidrap, Muhammad Yusuf.

Pertemuan strategis ini dipimpin langsung Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat. Turut hadir Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, serta seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Agenda utama rapat adalah mempercepat penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif sekaligus pembangkit listrik. Sistem ini dikenal sebagai RDF dan PSEL, yang dinilai jauh lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dibandingkan cara pengelolaan sampah konvensional.

Melalui teknologi tersebut, sampah yang menumpuk tidak lagi sekadar ditimbun di Tempat Pembuangan Akhir, melainkan diolah menjadi bahan bakar bernilai guna maupun energi listrik. Langkah ini sekaligus mengurangi beban TPA dan memberikan nilai ekonomi dari sampah.

Bupati Syaharuddin Alrif menyambut baik program ini dan menegaskan kesiapan Sidrap untuk berpartisipasi aktif. Kehadirannya mencerminkan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung program nasional maupun kebijakan Pemprov Sulsel di bidang lingkungan hidup.

"Kami sangat mendukung percepatan penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Ini adalah solusi cerdas sekaligus berkelanjutan. Sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menjelaskan bahwa Sidrap terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan terpadu. Teknologi RDF dan PSEL dinilai sangat relevan untuk diterapkan mengingat potensi volume sampah yang terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

"Kami ingin pengelolaan sampah di Sidrap tidak hanya berhenti pada pengangkutan, tetapi memiliki nilai guna yang lebih tinggi. Dengan demikian, beban lingkungan berkurang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar teknologi ini dapat segera diimplementasikan secara merata.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga menyampaikan bahwa seluruh daerah diharapkan menyamakan langkah dan mempercepat kajian serta persiapan infrastruktur agar program ini dapat segera beroperasi.

Forum ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemimpin daerah untuk menyepakati langkah bersama dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan ramah lingkungan.

Diharapkan, dengan adanya kesepakatan dan komitmen bersama, penerapan RDF dan PSEL di Sulawesi Selatan dapat segera terlaksana, sehingga sampah terkelola dengan baik, lingkungan terjaga, dan energi yang dihasilkan bermanfaat bagi masyarakat.

Kehadiran Bupati Syaharuddin Alrif bersama jajaran dinas terkait menjadi bukti nyata bahwa Sidrap tidak berdiam diri, melainkan terus bergerak menjadi bagian dari solusi pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Sulawesi Selatan.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....