Bupati Sidrap Tinjau Irigasi, Pastikan Penanganan Kekeringan Sawah Petani

  • 25 Jul 2026 06:58 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau saluran irigasi Sungai Saddang dan areal persawahan di Kecamatan Kulo, Jumat (24/7/2026), untuk memastikan penanganan dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Sejak pagi hingga malam hari, Bupati bersama rombongan menggunakan sepeda motor trail menyusuri sejumlah desa, di antaranya Desa Bina Baru, Maddenra, Abbokongeng, Kulo, Rijang Panua, hingga Mario.

Meski harus melintasi medan yang cukup berat, peninjauan tetap dilakukan guna melihat langsung kondisi saluran irigasi, titik-titik kekeringan, serta langkah penanganan yang telah berjalan di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, Syaharuddin Alrif berdialog dengan para petani dan kelompok tani untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan, terutama terkait pasokan air irigasi dan jaringan listrik bagi lahan pertanian.

Mayoritas sawah di Desa Kulo, Rijang Panua, dan Mario merupakan lahan tadah hujan sehingga sangat bergantung pada ketersediaan air saat musim kemarau. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah terus memperluas Program Listrik Masuk Sawah dan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) agar pompa air dapat beroperasi secara maksimal.

Saat ini, PLN telah mulai membangun jaringan listrik yang akan dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa air bagi kebutuhan irigasi sawah masyarakat. Bupati juga meninjau fasilitas JIAT dan sejumlah sumur bor yang telah terhubung dengan Program Listrik Masuk Sawah. Tercatat terdapat tujuh titik sumur bor di Desa Bina Baru dan lima titik di Desa Kulo.

Meski demikian, sekitar 700 hektare sawah di Desa Rijang Panua masih mengalami kekurangan pasokan air sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut. "Kami ingin memastikan setiap persoalan di lapangan diketahui secara langsung. Pertanian adalah urat nadi perekonomian masyarakat Sidrap. Karena itu, kami tidak akan menyerah. Kami akan berusaha semaksimal mungkin bersama seluruh pihak agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi dan produksi pertanian tetap berjalan," tegas Syaharuddin Alrif.

Kunjungan lapangan hingga malam hari tersebut mendapat apresiasi dari para petani karena dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan kekeringan. Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan itu, Anggota DPRD Dapil III, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Kulo Arisal Asad, para kepala desa, serta jajaran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kulo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....