Sidrap Siapkan Pusat Pelatihan Pekerja Migran Profesional Berdaya Saing Global

  • 12 Jul 2026 20:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat sinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyiapan pekerja migran yang profesional dan berdaya saing global. Komitmen tersebut mengemuka saat kunjungan kerja Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Minggu, 12 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyatakan kesiapan daerahnya menjadi pilot project pengembangan pekerja migran yang kompeten, aman, dan memiliki perlindungan hukum yang memadai.

Menurut Syaharuddin, Pemerintah Kabupaten Sidrap bahkan telah menyiapkan lokasi pelatihan di kawasan Datae sebagai langkah awal mendukung program tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung penuh agar anak-anak Sidrap bisa bekerja di luar negeri dengan aman, terlindungi, dan bermartabat. Tempat pelatihan di Datae sudah kami siapkan, tinggal didorong programnya agar segera berjalan," ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan perguruan tinggi di Sidrap, termasuk ITKES Muhammadiyah Sidrap, akan menjadi bagian penting dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar internasional.

Sementara itu, Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menilai Sidrap memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil tenaga kerja berkualitas yang mampu bersaing di berbagai negara tujuan.

Ia mengungkapkan, sektor pekerja migran memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional dengan nilai remitansi mencapai sekitar Rp290 triliun pada tahun sebelumnya.

"Harapan Bapak Presiden, kita harus mengubah profil pekerja migran. Saat ini sekitar 72 persen masih berada di sektor informal. Dalam lima tahun ke depan, pekerja migran di sektor formal yang memiliki keterampilan dan profesionalisme harus meningkat menjadi minimal 35 persen," kata Dzulfikar.

Menurutnya, transformasi tersebut hanya dapat dicapai melalui peningkatan keterampilan, sertifikasi kompetensi, serta penguasaan bahasa asing seperti Jepang, Korea, dan Jerman.

Pemerintah pusat, lanjut Dzulfikar, siap memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah agar proses pelatihan dan penyiapan calon pekerja migran berjalan sesuai standar nasional maupun internasional.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, jajaran kepala OPD, para rektor perguruan tinggi di Sidrap, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sidrap.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan kerja, Sidrap diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam mencetak pekerja migran profesional yang memiliki daya saing global sekaligus mendapatkan perlindungan hukum secara maksimal.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....