Bupati Sidrap Pimpin Panen Padi Perdana di Walatedong
- 12 Mar 2026 00:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidrap - Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, memimpin panen padi di dua lokasi berbeda dalam satu hari. sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen pertama dilaksanakan di lokasi Brigade Pangan Makkoring, Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa. Setelah itu, Bupati melanjutkan panen musim tanam pertama di Lingkungan II Walatedong, Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng.
Panen di Walatedong tersebut menjadi panen perdana yang diharapkan dapat meningkatkan produksi padi serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah Tenri Tatta, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Sidenreng, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa sejumlah program yang dijanjikan selama masa kepemimpinannya mulai direalisasikan, seperti layanan BPJS, pembangunan puskesmas pembantu, serta kelancaran distribusi pupuk bagi para petani.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para petani.
“Pada 2024 harga gabah sekitar Rp4.800 per kilogram dengan hasil panen sekitar 5 ton per hektare. Sekarang produksi mencapai 7,3 ton dikali harga Rp7.300 per kilogram, sehingga nilainya sekitar Rp53 juta per hektare,” ujar Syaharuddin.
Ia menilai peningkatan produksi dan harga gabah tersebut menjadi indikator positif bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Bupati juga menargetkan produksi padi di wilayah Walatedong dapat meningkat hingga mencapai 10 ton per hektare.
“Saya ingin Walatedong mantap dengan produksi 10 ton per hektare. Dengan kerja keras dan kesungguhan, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap,” katanya.
Selain meningkatkan produksi pertanian, pemerintah daerah juga berencana memberikan bantuan ternak itik kepada masyarakat sebagai tambahan sumber pendapatan.
“Kalau itik, insyaallah akan diberikan sekitar 50 hingga 100 ekor per rumah sebagai tambahan penghasilan bagi warga,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Bupati mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan fasilitas penerangan jalan yang telah tersedia, serta terus menjaga persatuan dan kekompakan di tengah masyarakat.(*)