DPRD Makassar Minta RS Paramount di Diperiksa Buntut Kematian Cucu Taupan Pawe

  • 17 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Rumah Sakit Paramount di Gedung Sayap DPRD Kota Makassar, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kasus kematian seorang bayi yang merupakan cucu Anggota DPR RI, Taupan Pawe.

Taupan Pawe hadir langsung dalam RDP tersebut. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus keprihatinan mendalam atas jalannya sidang yang mengungkap kronologis peristiwa secara transparan.

"Saya sangat mengapresiasi Komisi D DPRD Kota Makassar yang menyelenggarakan rapat dengar pendapat ini terkait meninggalnya cucu saya. RDP ini adalah bentuk pertanggungjawaban publik," ujar Taupan.

Ia menegaskan bahwa kematian tersebut tidak semata-mata soal takdir, melainkan ada rangkaian peristiwa yang dapat ditelusuri secara faktual dan rasional.

"Takdir itu urusan Ilahi. Namun yang terungkap, terjadinya kesalahan dalam urutan penanganan sehingga berujung pada kematian. Kronologis inilah yang harus kita jawab secara rasional dan faktual," lanjutnya.

Lebih lanjut, Taupan menyampaikan bahwa masalah di RS Paramount bukan hanya menyangkut keluarganya, melainkan sudah ada banyak laporan dugaan praktik yang tidak sehat.

"Rumah sakit ini bukan hanya persoalan cucu saya. Sudah banyak rangkaian kejadian yang diduga praktik buruk. Bahkan saya baru mengetahui, sudah ada surat peringatan dari DPRD sebelumnya," ungkapnya.

Ia menekankan agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban akibat pelayanan yang tidak memadai.

"Kita tidak ingin lagi ada korban rakyat di luar sana akibat pelayanan yang begitu minim. Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan tadi juga memperlihatkan keterbatasan sarana prasarana yang sangat memprihatinkan," Katanga.

Taupan memuji pelaksanaan fungsi pengawasan yang dijalankan Komisi D DPRD Makassar dan berharap hal serupa dilakukan di sektor lain.

"Inilah bentuk kerja pengawasan yang luar biasa. Semoga di sektor lain juga demikian. Terkait pelayanan kesehatan, kita tidak boleh main-main," tegasnya.

Mengingat adanya berulangnya peristiwa serupa, Taupan berpendapat RS Paramount sebaiknya ditutup secara permanen.

"Sudah banyak kejadian yang merugikan masyarakat. Menurut saya, sebaiknya ditutup secara permanen. Namun saya kembalikan kepada Ketua Komisi D untuk berdiskusi," ucapnya.

Ia menegaskan kehadirannya bukan sebagai anggota dewan, melainkan sebagai kakek yang kehilangan cucu pertamanya.

"Saya hadir di sini bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai kakek. Cucu pertama yang saya cintai. Terima kasih," pungkas Taupan.

Pihak Komisi D DPRD Makassar menyatakan akan menindaklanjuti hasil RDP ini dengan langkah konkret demi perlindungan masyarakat. (**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....