Atasi Kekurangan Kelas di Makassar, Jaga Kualitas Guru

  • 04 Jul 2026 22:09 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, MAKASSAR - Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Fraksi Hanura, Muchlis Misbah, meminta Dinas Pendidikan segera mengupayakan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB). Langkah ini menyusul tingginya lonjakan jumlah calon peserta didik yang belum tertampung, Jumat, 3 Juli 2026.

Usulan ini disampaikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Komisi D terhadap sektor pendidikan. Pertumbuhan penduduk dan calon siswa setiap tahun wajib diimbangi peningkatan kapasitas sekolah, terutama jenjang SD dan SMP.

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Muchlis A Misbah mengatakan bahwa penambahan ruang kelas baru sangat diperlukan untuk menampung anak-anak kita. Daya tampung SMP saat ini belum seimbang dengan jumlah lulusan SD, ini harus segera diantisipasi.”

“Pembangunan tidak hanya gedung, guru juga harus dibina kompetensi dan akhlaknya. Sangat memprihatinkan jika orang yang dipercaya mendidik anak justru terlibat masalah. Guru harus menjadi teladan nyata.”ujarnya.

Muchlis menegaskan daya tampung sekolah menjadi tantangan serius. Pemerintah tidak boleh membiarkan anak kehilangan hak bersekolah hanya karena keterbatasan fasilitas belajar. Ia juga menyoroti ketimpangan kapasitas antara jenjang SD dan SMP. Jumlah lulusan SD setiap tahun belum sebanding dengan ketersediaan bangku di SMP, sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru saat penerimaan siswa.

Selain infrastruktur, politisi ini meminta Dinas Pendidikan lebih serius meningkatkan kualitas tenaga pendidik lewat pelatihan dan pembinaan berkelanjutan. Pembinaan tidak hanya soal kemampuan mengajar, tetapi juga penanaman karakter dan akhlak agar guru benar-benar menjadi teladan bagi siswa.

Hal ini disampaikan menyusul temuan bersama DPPPA mengenai sejumlah kasus yang melibatkan tenaga pendidik. Muchlis mengingatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru harus dijaga sebaik-baiknya.

Ia menilai sangat memprihatinkan jika pihak yang dipercaya mendidik anak justru terlibat masalah. Integritas dan keteladanan guru adalah kunci utama keberhasilan pendidikan.

Pembangunan pendidikan tidak cukup hanya membangun gedung. Yang paling penting adalah menyempurnakan kualitas sumber daya manusia, termasuk moral dan akhlak pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....