Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah, DPRD Makassar Dorong Solusi Subsidi Swasta
- 06 Mei 2026 18:19 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Azwar Rasmin, menegaskan komitmennya agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang gagal melanjutkan pendidikan, khususnya ke jenjang SMP negeri. Ia menyoroti masih adanya lulusan SD yang kesulitan memperoleh kursi di SMP negeri akibat keterbatasan daya tampung.
“Harusnya Kota Makassar ini tidak ada lagi istilah kekurangan kelas bagi lulusan SD. Semua anak harus bisa tertampung. APBD kita besar, ini harus dipikirkan bersama,” tegas Azwar.
Menurutnya, pemerintah kota tidak boleh membiarkan anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu, kehilangan hak pendidikan hanya karena keterbatasan fasilitas sekolah negeri. “Jangan sampai ada anak-anak Kota Makassar tidak bisa sekolah hanya karena tidak tertampung di SMP negeri. Ini tidak boleh terjadi,” lanjutnya.
Sebagai solusi, Azwar mendorong langkah strategis, termasuk membuka kerja sama dengan sekolah swasta apabila kapasitas sekolah negeri tidak mencukupi. “Kalau memang tidak cukup, harus ada solusi. Bisa sewa tempat atau sekolahkan di swasta tapi dibiayai pemerintah. Di daerah lain seperti DKI Jakarta, itu sudah dilakukan,” jelasnya.
Ia menilai skema subsidi melalui APBD memungkinkan siswa tetap memperoleh pendidikan gratis meski bersekolah di swasta. Azwar juga mengingatkan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menjamin akses pendidikan merata.
“Tujuan bernegara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Anggaran pendidikan itu harus benar-benar dimaksimalkan untuk memastikan semua anak bisa sekolah,” ujarnya.
Selain itu, ia mengusulkan pembentukan satuan tugas untuk menjemput dan mengembalikan anak-anak yang putus sekolah ke bangku pendidikan. Azwar menegaskan, DPRD akan terus mengawal persoalan ini dalam pembahasan LKPJ dan menyampaikannya dalam rapat paripurna kepada Wali Kota Makassar.
“Kami sudah sampaikan dalam rapat LKPJ, dan ini akan menjadi laporan penting. Nanti di paripurna juga akan kami sampaikan langsung ke wali kota agar ada solusi cepat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....